Kamis, 06 Oktober 2022

Peresmian PT. Kohler Manufacturing Indonesia

Pemkab Bekasi Berkomitmen Jaga Kondusifitas Kawasan Industri

EKONOMI   Aug 10, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 410 Kali


id5395_Compress_20220810_220633_3819.jpg
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan medampingi Plt Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian, Ignatius Warsito meresmikan beroperasinya PT. Kohler Manufacturing Indonesia di Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Desa Sukamukti Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi, pada Rabu (10/8/22). FOTO : WULAN MAULIDDA/NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK

BOJONGMANGU - Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan medampingi Plt Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian, Ignatius Warsito meresmikan beroperasinya PT. Kohler Manufacturing Indonesia di Kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Desa Sukamukti Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi, pada Rabu (10/8/22).

Dani Ramdan menyampaikan dalam sambutannya, Kabupaten Bekasi saat ini masih menjadi tujuan utama para investor dalam maupun luar negeri. Tercatat sejak tahun 2020, meskipun dalam kondisi pandemi, Kabupaten Bekasi mencatat realisasi investasi sebesar Rp 37,32 triliun

"Di tahun 2021 realisasi investasi meningkat sebesar Rp 43,26 triliun, dan di tahun 2022, pada triwulan satu, sudah terealisasi sebesar Rp 16,54 triliun. Apabila kondisi ekonomi stabil, di akhir tahun bisa mencapai Rp 45 - Rp 50 triliun, ini adalah realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat," ujarnya.

Dani menyebutkan, Provinsi Jawa Barat menempati ranking satu investasi di Indonesia, selama tiga tahun berturut-turut, baik untuk Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Dani Ramdan mengatakan, tingginya realisasi investasi di Kabupaten Bekasi, karena hadirnya kawasan industri berskala global dan berkelas internasional seperti GIIC, Delta Silicon, Jababeka, Lippo dan kawasan industri lainnya.

“Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen akan menjaga dengan sungguh-sungguh kondusifitas yang tercipta untuk terlaksananya semua aspek produksi di kawasan industri, karena kawasan industri saat ini adalah menjadi tulang punggung ekonomi Nasional,” ungkapnya.

Dani Ramdan berharap dengan berdirinya pabrik PT. Kohler yang merupakan brand dunia, menambah image dan citra Kabupaten Bekasi sebagai tujuan investasi utama, dan kemajuan di Kabupaten Bekasi dapat berkontribusi untuk ekonomi Indonesia.

“Karena PT Kohler ini meriset terlebih dahulu tujuan investasi di berbagai daerah di Indonesia, dan ternyata pilihannya ada di Kabupaten Bekasi, alasannya dalam segi infrastruktur, kondusifitas dan hal yang lainnya,” terangnya.

Dani Ramdan mengatakan, PT Kohler saat ini memiliki karyawan sebanyak 600 tenaga kerja, karena untuk tahap awal ini masih membutuhkan pekerja dengan skill yang tinggi.

“Tetapi nanti berikutnya ada perkembangan, kami akan menyesuaikan kebutuhan kompetensi di PT Kolher ini, dengan pelatihan yang kita miliki, sehingga nanti ke depan tenaga kerja lokal pun bisa terserap di sini,” ungkapnya.

Reporter : Andre M Jafar

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Kendalikan Inflasi di Daerah, Pemkab Bekasi Monitoring Harga Kebutuhan Pokok
EKONOMI   Sep 30, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
UMKM Lokal Ikuti Bazar Hari Agraria dan Tata Ruang Ke-62
EKONOMI   Sep 27, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
DPMPTSP Jemput Bola Sosialisasikan Pembuatan NIB untuk Pelaku UMKM di 23 Kecamatan
EKONOMI   Sep 27, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Anggota Komisi XI DPR RI Dorong Bank BJB Permudah Pelaku UMKM Akses Permodalan dari Perbankan
EKONOMI   Sep 24, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Imbau RAT, Dekopinda Dukung Timsus Koperasi
EKONOMI   Sep 23, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik