Sabtu, 11 April 2026

Hadapi Industri 4.0, Dani Ramdan Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi

PEMERINTAHAN   Feb 22, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.044 Kali


id9189_Compress_20240222_192118_8999.jpg
Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menghadiri pembukaan Forum Perangkat Daerah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, di Hotel Holiday Inn Jababeka Cikarang Selatan, pada Kamis (22/02/2024). Foto : Jaja Jaelani/Newsroom Diskominfosantik.

CIKARANG SELATAN - Kabupaten Bekasi selalu dipilih menjadi lokasi Forum Perangkat Daerah yang membahas mengenai industri dan perdagangan, karena memiliki kawasan industri terbesar di Jawa Barat. Bahkan Kabupaten Bekasi menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari sektor industri pengolahan.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, usai menghadiri pembukaan Forum Perangkat Daerah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, di Hotel Holiday Inn Jababeka Cikarang Selatan, pada Kamis (22/02/2024).

"Sehingga itu yang menjadi alasan, bagi Dinas Industri dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai lokasi penyelenggaraan Forum Perangkat Daerah tahun 2024," ujarnya.

Dani Ramdan menyebutkan, industri di Kabupaten Bekasi saat ini berangsur beralih dari industri padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja ke industri modern 4.0 yang lebih menggunakan mesin robot yang sangat efisien menyerap tenaga kerja lokal.

Karena itu, Dani mengajak masyarakat untuk meningkatkan kompetensi sesuai yang dibutuhkan industri saat ini.

"Kita harus bisa menyesuaikan dengan industri saat ini. Kalau hanya mengandalkan padat karya, secara upah di sini sudah kalah bersaing dengan daerah lain yang baru tumbuh industri dengan upah yang lebih murah. Misalnya Subang, Purwakarta, Cirebon, Majalengka, sehingga yang padat karya pindah ke sana," tuturnya.

Dani menambahkan, peningkatan kompetensi di industri bisa dimulai dengan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan jurusan yang membuka keahlian komputer maupun digital.

"Ini juga harus ditangkap, oleh lembaga-lembaga pendidikan kita," jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah memprogramkan agar UMKM di Kabupaten Bekasi bisa menyerap tenaga kerja lokal.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Rini Cempaka dalam sambutannya selaku ketua pelaksana menyampaikan forum ini dilaksanakan dua hari sampai esok.

"Peserta forum ini ada sebanyak 199 peserta dengan narasumber dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian serta dinas yang membawahi industri dan perdagangan di Kabupaten-Kota se-Jawa Barat, ssosiasi perdagangan, akademisi, pelaku usaha," ucapnya.

Mengenai topik yang dibahas dalam forum ini, meliputi kemudahan berusaha, pengembangan sentra IKM, green industry, hilirisasi industri, stabilitas harga, sarpras perdagangan, e-commerce, konsumen cerdas, pengawasan barang hingga promosi.

Reporter : Fajar CQA
Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Jumlah Dokter Gigi Masih Terbatas, Plt Bupati Bekasi Minta PDGI Jalin Kerjasama dengan Perguruan Tinggi
PEMERINTAHAN   Apr 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
World Hearing Day 2026, Pemkab Bekasi Luncurkan Program Sekolah Peduli Pendengaran
PEMERINTAHAN   Apr 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Respons Tuntutan Mahasiswa soal Ketimpangan Pembangunan
PEMERINTAHAN   Apr 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkab Bekasi Fokus Pemerataan dan Prioritas Desa
PEMERINTAHAN   Apr 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Diskominfosantik Optimalisasikan Helpdesk TIK untuk Percepat Layanan Teknologi Perangkat Daerah
PEMERINTAHAN   Apr 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik