Jumat, 09 Desember 2022

Disdukcapil Sosialisasi Kartu Identitas Anak di SMPN 2 Tambun Selatan

PEMERINTAHAN   Sep 30, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 386 Kali


id5818_Compress_20220930_214205_5483.jpg
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyerahkan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) kepada perwakilan guru SMPN 2 Tambun Selatan, Jumat (30/09/22).

TAMBUN SELATAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi menggelar sosialisasi Kartu Identitas Anak (KIA) untuk para siswa SMP Negeri 2 Tambun Selatan, pada Jumat (30/09/22). Kegiatan tersebut dihadiri Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan. 

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Achmad Syarief mengatakan, saat ini penyebaran KIA di Kabupaten Bekasi baru mencapai 24,3 persen dari target wajib 50 persen. 

"Ketentuan Kemendagri minimal 40 persen cakupan KIA, jadi Kabupaten Bekasi masih berada di bawah target. Tapi kita akan terus upayakan dengan solusi yang tepat," ujarnya. 

Achmad Syarief menyebutkan, upaya yang dilakukan untuk mencapai target, diantaranya setiap ada kegiatan di sekolah, baik SMP maupun SMA, petugas Disdukcapil ikut hadir untuk menerbitkan KIA. 

"Sekalian kita juga mengejar target pembuatan akte kelahiran, karena untuk Kabupaten Bekasi cakupan akte kelahiran harus mengejar pada posisi 98 persen," terangnya. 

Disdukcapil Kabupaten Bekasi, lanjutnya, menjadwalkan untuk menyisir semua sekolah SMP dan SMA di Kabupaten Bekasi untuk sosialisasi Kartu Identitas Anak. 

"Untuk sekolah yang belum tersosialisasikan terkait KIA, tidak usah khawatir, karena pemerintah memastikan semua sekolah di Kabupaten Bekasi akan mewajibkan para siswanya membuat kartu KIA," ujarnya. 

Untuk mendapatkan KIA ini, kata dia, tidak sulit, cukup hanya membawa Kartu Keluarga dan akta kelahiran. 

"Kalau usianya di atas 5 tahun membawa pas foto, tapi tidak boleh berkacamata," ucapnya. 

Achmad Syarief menerangkan, manfaat dari memiliki KIA sangat banyak. Diantaranya untuk mencegah terjadinya perdagangan anak, menjadi bukti identifikasi diri saat anak sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk, dan memudahkan anak untuk mendapatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, imigrasi, perbankan dan transportasi.

“KIA juga bisa digunakan untuk membuka rekening di bank. Bahkan ke depan, kita akan kerjasama dengan toko buku dan tempat rekreasi di Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan diskon," terangnya. 

Reporter : Andre/Fitri/Athiya

Editor     : Yus Ismail

 

 

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Resmi Jadi Pemilik Tunggal PDAM Tirta Bhagasasi
PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dani Ramdan Sambut Baik Hadirnya Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bangga! Kecamatan Cibitung Bawa Kabupaten Bekasi Raih Juara 1 Lomba Posyandu Tingkat Jawa Barat
PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Cegah Tindak Pidana Korupsi, Pemkab Bekasi Optimalkan Penerapan Satuan Pengawasan Internal
PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tingkatkan Sinergitas, Pemkab Bekasi Gelar Silaturahmi Ulama dan Umaro
PEMERINTAHAN   Dec 7, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik