CERITA HARU PASUKAN PENGIBAR BENDERA KABUPATEN BEKASI TAHUN 2022
Pecah! Kata yang tepat untuk menggambarkan betapa semangat dan bahagianya pasukan pengibar bendera (Paskibra) sore Kabupaten Bekasi usai sukses melaksanakan tugasnya menurunkan bendera merah putih. Terlihat di sudut Plaza Pemda, Komplek Pemkab Bekasi mereka meneriakan dan menyanyikan yel-yel kebanggan yang biasa mereka teriakan dan nyanyikan pada setiap latihan.
DANI IBRAHIM - Cikarang Pusat
SORE itu pukul 17.25 WIB, nada Kompak, suara serentak dan bersahutan memecahkan kesunyian Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi. Suara mereka terdengar menyatu dengan redupnya matahari tenggelam, menjelang berkumandangnya adzan magrib.
Haru bercampur bangga terbentuk, menular pada tiap orang tua yang dengan sengaja melihat penampilan anak-anaknya. Bahkan, rasa bangga dirasakan masyarakat yang mengelilingi para pengibar bendera tersebut.
“Kita dilatih dan ditempa melalui latihan panjang dibawah terik matahari dan hujan sejak Mei – Agustus 2022 dan hari kami bisa membusungkan dada usai tugas ini dilaksanakan,” ujar Pembawa Baki Bendera Merah Putih Paskibra Sore Tahun 2022, Sabrina Azalia.
Disampaikan siswi asal SMAN 1 Cikarang Utara ini mengibarkan bendera di Istana Negara adalah impian dan cita-cita setiap Paskibra.
“Kita ditingkat Kabupaten Bekasi saja melewati tiap tahapan tidaklah mudah. Namun, semua tahapan harus kita jalani dan kita lalui. Apalagi ditingkat nasional tentu lebih berat. Dan mimpi semua Paskibra itu menjadi Paskibraka di Istana Negara,” tambahnya dengan bangga.
Baginya ini adalah pengalaman pertama, ada rasa was-was dan khawatir saat menunaikan tugas penurunan bendera. Karena hal-hal diluar kemampuan dan rencana bisa saja terjadi. Misalnya tali putus, bendera terbalik, pasukan pingsan dan lain-lain. Meski sebelumnya semua itu sudah diantisipasi.
“Semoga kami bisa terus sukses. Kedepannya terus mengharumkan nama Kabupaten Bekasi dan Indonesia dimanapun kami berada. Itu tekad kami setelah menjadi purna,” ujarnya.
Hal senada disampaikan, Hafidz Januar Rizky, pasukan delapan sore pembentang bendera. Pengalaman pada pengibaran perdana tingkat Kabupaten Bekasi tidak bisa dia lupakan yakni melawan rasa takut. Karena, dalam tiap langkah disaksikan para pejabat Kabupaten Bekasi.
“Grogi ada. Dalam mengatasinya, yakni kembali pada niat yakni bisa mengibarkan dengan baik. Dan kalau saya bisa.Tidak akan mengecewakan,” ujarnya.
Dia menyampaikan ada rasa bangga karena sukses bertugas. Lelah selama latihan terbayar sudah. Bagaimanapun, perjuangan panjang sudah berhasil dilewati oleh 90 Paskibra baik yang bertugas pagi maupun sore.
“Kami tim Paskibra tim 45 pagi dan 45 sore dari SMK dan SMA alhamdulilah sukses mengibarkan Bendera Merah Putih sesuai harapan semua,” tutupnya. (*)
EDITOR: TATA JAELANI
Berita Lainnya
TERPOPULER BULAN INI
Pengunjung hari ini : 478
Pengunjung Bulan ini : 260319
Total Pengunjung : 2850731