Kamis, 23 Juli 2026

Atasi 1.300 Ton Sampah per Hari, Pemkab Bekasi Percepat Pembangunan PSEL

TEKNOLOGI   Jul 22, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 450 Kali


id13347_WhatsApp Image 2026-07-22 at 16.02.54.jpeg
ATASI SAMPAH : Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja didampingi Sekretaris Daerah Endin Samsudin serta para Asisten Daerah melakukan Rapat Koordinasi PSEL dengan Danantara di Ruang Rapat Kerja Plt. Bupati Komplek Pemkab Bekasi Cikarang Pusat, Rabu (22/07/2026). Foto: Jaja Jaelani/Diskominfosantik

CIKARANG PUSAT – Kesiapan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mempercepat pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) memasuki babak baru. Danantara Investment Management resmi menetapkan Everbright Harmony sebagai mitra strategis pembangunan PSEL setelah berbagai persiapan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi, mulai dari penyediaan lahan, penyiapan anggaran pematangan lahan, hingga pembangunan infrastruktur pendukung dinilai siap memasuki tahapan implementasi.

Komitmen percepatan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Danantara Investment Management yang dipimpin Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja. Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, Asisten Daerah II, Asisten Daerah III, Kepala Bagian Kerja Sama, Kepala Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Bekasi, jajaran Danantara Investment Management, serta perangkat daerah teknis terkait di Ruang Rapat Plt. Bupati Bekasi, Rabu (22/07/2026).

Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mempersiapkan seluruh kebutuhan utama pembangunan PSEL selama hampir satu tahun terakhir agar proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.

"Seluruh persyaratan utama pembangunan PSEL telah kami siapkan, mulai dari penyediaan lahan seluas lima hektare yang kini telah menjadi aset pemerintah daerah hingga anggaran sebesar Rp16,5 miliar untuk proses pematangan lahan. Kami juga memprioritaskan pelebaran akses jalan dan pembangunan jembatan menuju lokasi PSEL agar seluruh kebutuhan proyek dapat terpenuhi dan pembangunan berjalan sesuai target," ujar Asep.

Ia mengatakan pembangunan PSEL bukan sekadar menghadirkan fasilitas pengolahan sampah, tetapi menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi timbulan sampah yang saat ini mencapai sekitar 1.300 ton per hari di Kabupaten Bekasi.

"Ini bukan hanya membangun fasilitas pengolahan sampah, tetapi membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Karena itu seluruh tahapan persiapan harus dilakukan secara matang agar pelaksanaan proyek berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Bekasi," katanya.

Pada tahap awal operasional, PSEL ditargetkan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga kapasitas optimal seiring kesiapan sistem pengangkutan dan operasional.

Menurutnya, dengan jumlah penduduk yang kini mencapai sekitar 3,4 juta jiwa dan didukung ribuan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi, dibutuhkan sistem pengelolaan sampah yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan agar mampu mengimbangi volume sampah yang terus meningkat.

Sementara itu, Direktur Investasi Danantara Investment Management, Fadli Rahman, mengungkapkan bahwa proses pemilihan mitra strategis pembangunan PSEL Kabupaten Bekasi telah rampung. Perusahaan Everbright Harmony, salah satu perusahaan pengelola waste to energy terbesar asal Tiongkok, ditetapkan sebagai mitra pelaksana proyek.

"Kami telah melaporkan kepada Plt. Bupati Bekasi bahwa proses pemilihan mitra sudah selesai dan Everbright Harmony terpilih sebagai mitra pembangunan PSEL Kabupaten Bekasi. Tahun ini kami menargetkan penyelesaian tahap desain, kemudian groundbreaking pada akhir 2026 atau paling lambat Januari 2027. Proses pembangunan diperkirakan berlangsung sekitar dua tahun sehingga pada 2029 fasilitas ini diharapkan sudah beroperasi," kata Fadli.

Fadli menambahkan, kesiapan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mendukung pembangunan PSEL dinilai sangat baik, terutama dalam menyiapkan infrastruktur pendukung dan pematangan lahan. Menurutnya, koordinasi intensif antara tim Danantara dan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus dilakukan agar target pelaksanaan proyek dapat tercapai sesuai jadwal.

"Kami melihat komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi sangat kuat dalam menyiapkan seluruh kebutuhan proyek, mulai dari lahan, pematangan lahan hingga infrastruktur pendukung. Dengan sinergi yang terus terjalin, kami optimistis pembangunan PSEL dapat berjalan sesuai target sehingga fasilitas ini segera beroperasi dan menjadi solusi pengelolaan sampah yang modern serta berkelanjutan bagi Kabupaten Bekasi," tutup Fadli.

Reporter : Arif Tarno

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Atasi 1.300 Ton Sampah per Hari, Pemkab Bekasi Percepat Pembangunan PSEL
TEKNOLOGI   Jul 22, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Ajak Masyarakat Lindungi Anak di Ruang Digital
TEKNOLOGI   Apr 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Terima Bantuan Kapal Penjaring Sampah Sungai dari Jerman
TEKNOLOGI   Jan 28, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
BPBD Kabupaten Bekasi Gandeng BNPB Terapkan Teknologi Modifikasi Cuaca
TEKNOLOGI   Jan 20, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
ASN Kabupaten Bekasi Ikuti Pelatihan Kompetensi Digital GTA 2025
TEKNOLOGI   Aug 19, 2025   Posted by: Newsroom Diskominfosantik