Kamis, 02 Juli 2026

50 Ribu Calon Siswa Daftar Lewat Bebunge, SPMB SMP Kabupaten Bekasi 2026/2027 Berjalan Lancar

PENDIDIKAN   Jul 2, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 47 Kali


id13269_Compress_20260702_214922_2380.jpg


CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali mencatatkan capaian penting dalam transformasi digital pelayanan publik. Melalui aplikasi Bebunge, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 memasuki tahun ketiga dengan hasil yang semakin baik.

Aplikasi Bebunge menjadi aplikasi layanan publik pertama yang dikembangkan secara mandiri oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dan berhasil digunakan sebagai platform utama penyelenggaraan SPMB secara end-to-end melalui perangkat telepon pintar.

Berbeda dengan banyak daerah yang masih mengandalkan website atau proses administrasi semi-manual, Kabupaten Bekasi menghadirkan seluruh layanan SPMB dalam satu aplikasi terintegrasi. Mulai dari pembuatan akun, pengunggahan dokumen, verifikasi, pemilihan sekolah, pemantauan hasil seleksi secara real time, hingga pengumuman, seluruhnya dapat diakses melalui aplikasi Bebunge berbasis Android maupun iOS.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia mengatakan, bahwa keberhasilan penyelenggaraan SPMB melalui Aplikasi Bebunge merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Bekasi memperoleh pelayanan pendidikan yang mudah diakses tanpa harus datang berkali-kali ke sekolah. Bebunge menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mampu menghadirkan inovasi digital yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Hari ini kita tidak hanya berbicara mengenai aplikasi, tetapi tentang perubahan budaya pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan transparan.” ucap Yan Yan Akhmad Kurnia, Kamis (02/07/2026).

Menurut Yan Yan, melihat banyaknya jumlah calon peserta didik baru yang mendaftar ke Sekolah Negeri pada jenjang pendidikan SMP yang ter-input di aplikasi Bebunge, menandakan keberhasilan tahun ketiganya dalam mengimplementasikan kemajuan ekosistem teknologi digital di bidang pendidikan.

“Ke depan, Bebunge akan terus dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem layanan digital Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kami ingin semakin banyak layanan publik yang dapat diakses masyarakat melalui satu aplikasi sehingga pelayanan menjadi lebih sederhana, terintegrasi, dan berkualitas.” katanya.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Bahrul Ulum menjelaskan, hingga berakhirnya masa pendaftaran SPMB SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027, aplikasi Bebunge berhasil melayani 50.702 calon peserta didik yang mengikuti seluruh proses pendaftaran secara digital.

“Berdasarkan data yang berhasil kita himpun pada SMPB SMP tahun ini di antaranya, pendaftar paling banyak didominasi pada Jalur Domisili sebanyak 29.476 pendaftar, disusul Jalur Afirmasi 9.698 pendaftar, Jalur Prestasi Akademik 8.725 pendaftar, Prestasi Non Akademik 1.822 pendaftar, dan Jalur Mutasi sebanyak 981 pendaftar,” jelas Bahrul.

Besarnya volume akses tersebut menjadi pembuktian bahwa Bebunge mampu menangani puluhan ribu transaksi dan aktivitas pengguna secara bersamaan dengan performa yang tetap stabil. Melalui dashboard monitoring yang bekerja secara real time, pemerintah dapat memantau seluruh proses secara menyeluruh, mulai dari verifikasi dokumen, perkembangan seleksi hingga penetapan hasil penerimaan.

Dirinya menyebutkan, selama proses berlangsung, sistem mencatat 20.132 berkas berhasil diverifikasi, 10.948 peserta dinyatakan diterima, 9.813 peserta tidak diterima, serta 8.362 pendaftar ditolak karena tidak memenuhi persyaratan administrasi. Seluruh data tersebut tersaji secara langsung melalui dashboard analitik sehingga memudahkan pemerintah melakukan pengawasan, evaluasi, hingga pengambilan keputusan secara cepat dan akurat.

Lebih lanjut, Bahrul menilai bahwa keberhasilan penyelenggaraan SPMB tahun ketiga ini menjadi bukti bahwa aplikasi yang dikembangkan oleh pemerintah daerah mampu menghadirkan kualitas layanan yang setara dengan aplikasi digital berskala nasional.

“Hari ini Bebunge membuktikan bahwa inovasi digital yang lahir dari daerah mampu berdiri sejajar dengan aplikasi-aplikasi nasional. Dari sisi stabilitas sistem, pengalaman pengguna, integrasi layanan, keamanan data hingga kemampuan memproses puluhan ribu transaksi secara real time, Bebunge menunjukkan bahwa pemerintah daerah juga mampu menghadirkan layanan digital yang modern, profesional, dan berkelas.” tutupnya. (Nurachman Akbar).

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

50 Ribu Calon Siswa Daftar Lewat Bebunge, SPMB SMP Kabupaten Bekasi 2026/2027 Berjalan Lancar
PENDIDIKAN   Jul 2, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Konker PGRI Cibitung Perkuat Sinergi Tingkatkan Kompetensi Guru Menuju Pendidikan Berkualitas
PENDIDIKAN   Jun 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Terpilih Jadi Sekolah Maung, SMAN 2 Tambun Selatan Siap Jadi Sekolah Unggulan Jawa Barat
PENDIDIKAN   Jun 23, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sekda Endin Samsudin Apresiasi Korem 051/Wijayakarta, Gelar Kemah Pembinaan Pelajar di Buper Karangkitri
PENDIDIKAN   Jun 20, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kelas Inspirasi Politik, Kesbangpol Siapkan Pemilih Pemula Menuju Generasi Emas Demokrasi
PENDIDIKAN   Jun 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik