Minggu, 19 Juli 2026

RSUD Cabangbungin Terpilih Nasional dalam Pengembangan Dokumen Klaim Elektronik SATUSEHAT

PEMERINTAHAN   Jul 19, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 66 Kali


id13328_Compress_20260719_060545_5913.jpg
PRESTASI: RSUD Cabangbungin Kabupaten Bekasi terpilih dalam pengembangan Integrasi Dokumen Klaim Elektronik (DKE) melalui platform SATUSEHAT Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Capaian tersebut ditandai dengan pelaksanaan Assessment One to One Dokumen Rekam Medis Elektronik (RME) di RSUD Cabangbungin, Jumat (17/7/2026). FOTO: TATA JAELANI/DISKOMINFOSANTIK KAB BEKASI.

CABANGBUNGIN – RSUD Cabangbungin Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menjadi salah satu rumah sakit terpilih dalam pengembangan Integrasi Dokumen Klaim Elektronik (DKE) melalui platform SATUSEHAT Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Capaian tersebut ditandai dengan pelaksanaan Assessment One to One Dokumen Rekam Medis Elektronik (RME) di RSUD Cabangbungin, Jumat (17/7/2026).

Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Hj. Erni Herdiani, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil implementasi penuh (100 persen) bridging Rekam Medis Elektronik (RME) menggunakan SIMRS KHANZA dengan platform SATUSEHAT. Menurutnya, pencapaian itu menunjukkan kesiapan RSUD Cabangbungin dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan nasional.

"Transformasi digital bukan hanya milik rumah sakit besar di kota-kota besar. RSUD Cabangbungin berkomitmen untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan memanfaatkan teknologi guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bekasi," ujar dr. Hj. Erni Herdiani.

Dari sekitar 3.200 rumah sakit di Indonesia, hanya beberapa rumah sakit yang berhasil menyelesaikan integrasi secara optimal. RSUD Cabangbungin menjadi salah satunya bersama sejumlah rumah sakit rujukan nasional, sehingga dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Assessment One to One sebagai bagian dari pengembangan Dokumen Klaim Elektronik yang akan mendukung sistem klaim digital melalui SATUSEHAT dan BPJS Kesehatan.

"Kepercayaan yang diberikan kepada RSUD Cabangbungin menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan berbasis teknologi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh layanan yang semakin efektif dan efisien," katanya.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penggunaan SIMRS KHANZA sebagai sistem informasi manajemen rumah sakit yang telah terintegrasi dengan berbagai platform nasional, seperti SATUSEHAT, BPJS Kesehatan VClaim, Antrean Online BPJS, Mobile JKN, INA-CBG's, hingga layanan klaim BPJS lainnya. Integrasi itu dikembangkan oleh Tim Teknologi Informasi RSUD Cabangbungin yang dipimpin Kepala SIRS, dr. Salim Mulyana, MM.

"Melalui integrasi ini, pertukaran data pelayanan kesehatan dapat dilakukan secara aman, cepat, akurat, dan sesuai standar interoperabilitas nasional sehingga kami siap menghadapi implementasi sistem klaim berbasis data SATUSEHAT," jelas dr. Hj. Erni Herdiani.

Kegiatan assessment yang dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan RI, BPJS Kesehatan Pusat, BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, jajaran manajemen RSUD Cabangbungin, tim rekam medis, casemix, verifikator klaim, teknologi informasi, unit pelayanan, serta tim pengelola SIMRS KHANZA. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memperkuat digitalisasi layanan kesehatan di Indonesia.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim RSUD Cabangbungin, BPJS Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta tim pengembang SIMRS KHANZA atas kolaborasi yang telah terjalin. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional," tuturnya.

Dikatakannya pengembangan Dokumen Klaim Elektronik ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia. Melalui sistem tersebut, proses klaim BPJS Kesehatan akan bertransformasi menjadi lebih cepat, efisien, transparan, dan akuntabel dengan dukungan Tanda Tangan Elektronik (TTE), sehingga memperkuat keamanan serta integritas dokumen digital.

"Keberhasilan ini merupakan komitmen kami RSUD Cabangbungin dalam mendukung Transformasi Sistem Kesehatan Nasional, khususnya pada pilar Transformasi Teknologi Kesehatan, melalui implementasi Rekam Medis Elektronik, interoperabilitas data kesehatan, dan digitalisasi proses klaim pelayanan kesehatan guna menghadirkan layanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bekasi," terangnya (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

RSUD Cabangbungin Terpilih Nasional dalam Pengembangan Dokumen Klaim Elektronik SATUSEHAT
PEMERINTAHAN   Jul 19, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
BPBD Kabupaten Bekasi : 904.000 Liter Air Bersih Sudah Didistribusikan untuk Warga di 9 Desa
PEMERINTAHAN   Jul 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi dan PMI Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Desa Ridogalih
PEMERINTAHAN   Jul 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
RSUD Kabupaten Bekasi Jaga Layanan Kesehatan Tetap Optimal di Tengah Penyesuaian Anggaran
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Perkuat Kapasitas, PSC 119 Adakan Simulasi Penanganan Bencana Massal Korban Kecelakaan
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik