Kamis, 16 Juli 2026

Perkuat Kapasitas, PSC 119 Adakan Simulasi Penanganan Bencana Massal Korban Kecelakaan

PEMERINTAHAN   Jul 16, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 42 Kali


id13322_Compress_20260716_172310_0412.jpg
SIMULASI : UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menggelar simulasi bencana massal korban kecelakaan lalu lintas, diikuti para pegawai dan relawan ambulan. Berlokasi di Jalan Gaharu, Kawasan Central Bekasi, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis, (16/07/2026).

CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat kapasitas Public Safety Center (PSC) 119 sebagai garda terdepan layanan kegawatdaruratan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Simulasi Penanganan Bencana Massal Korban Kecelakaan yang diikuti sekitar 80 relawan ambulans, tenaga kesehatan, serta mitra pelayanan kegawatdaruratan di Jalan Kaliandra Delta Silicon 2, Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (16/07/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia, mengatakan simulasi tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia PSC 119 agar semakin siap menghadapi berbagai kondisi darurat, terutama kejadian dengan korban dalam jumlah besar seperti kecelakaan beruntun maupun kebakaran di kawasan industri.

"Simulasi bencana massal ini kami laksanakan untuk mempersiapkan personel PSC 119 dan relawan ambulans. Ketika terjadi kejadian darurat, seluruh petugas sudah memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing," ujar dr. Arief.

Ia menjelaskan, materi simulasi mencakup pembagian tugas setiap unsur di lapangan, mulai dari pengemudi ambulans, tenaga medis hingga proses triase untuk menentukan prioritas penanganan korban.

"Dokter, perawat hingga pengemudi ambulans harus mengetahui perannya masing-masing. Dengan begitu penanganan korban dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prioritas," katanya.

Menurut dr. Arief, penguatan kompetensi personel akan terus diiringi dengan peningkatan sarana dan prasarana PSC 119. Saat ini, layanan tersebut masih didukung tiga unit ambulans yang terdiri atas dua ambulans transport dan satu ambulans gawat darurat.

"Ke depan kami akan terus menambah armada ambulans agar pelayanan PSC 119 semakin optimal dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," ungkapnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kegawatdaruratan melalui Call Center 119 maupun aplikasi Tombol Sirine Kabupaten Bekasi yang terhubung langsung dengan pusat kendali PSC 119.

"Kami mengimbau masyarakat mengunduh aplikasi Tombol Sirine. Saat terjadi keadaan darurat, masyarakat cukup menekan tombol tersebut sehingga petugas dapat segera mengirimkan bantuan ke lokasi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PSC 119 Kabupaten Bekasi, Nalin Suhendrik, mengatakan keterlibatan 80 relawan ambulans dalam simulasi menjadi modal penting untuk memperkuat jaringan pelayanan kegawatdaruratan di Kabupaten Bekasi.

"Pelatihan ini bertujuan meng-upgrade kemampuan relawan dan personel PSC 119 agar lebih terampil menangani korban bencana massal. Semakin baik kompetensi petugas, semakin cepat masyarakat mendapatkan pertolongan," ujarnya.

Ia menjelaskan, penanganan kegawatdaruratan dilakukan melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yang menghubungkan PSC 119 dengan rumah sakit, puskesmas, serta relawan di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.

"Saat ada laporan masuk, kami mengerahkan ambulans yang paling dekat dengan lokasi korban. Dengan sistem ini, waktu respons menjadi lebih cepat sehingga peluang keselamatan korban dapat ditingkatkan," katanya.

Nalin menambahkan, seiring luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Bekasi yang terus bertambah, PSC 119 masih memerlukan penguatan sumber daya manusia, khususnya tenaga dokter, serta penambahan armada ambulans agar pelayanan dapat menjangkau seluruh wilayah secara lebih optimal.

"Kami berharap penguatan SDM, sarana, dan kolaborasi dengan relawan terus berjalan sehingga PSC 119 semakin siap memberikan pelayanan kegawatdaruratan yang cepat, profesional, dan mudah diakses oleh masyarakat," pungkasnya. (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

RSUD Kabupaten Bekasi Jaga Layanan Kesehatan Tetap Optimal di Tengah Penyesuaian Anggaran
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Perkuat Kapasitas, PSC 119 Adakan Simulasi Penanganan Bencana Massal Korban Kecelakaan
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sistem Bloking Kunci Disdamkar Selamatkan Permukiman dari Amukan Api di Kedungwaringin
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Berhasil Padamkan Kebakaran di Kedungwaringin, Damkar Imbau Warga Waspada Kebakaran di Musim Kemarau
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ribuan Warga Kabupaten Bekasi Ikuti Verifikasi Arah Kiblat melalui Rashdul Kiblat
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik