33 ASN Kabupaten Bekasi Tampilkan Inovasi, Dorong Solusi Nyata bagi Masyarakat
TEKNOLOGI
Sep 2, 2026 -
Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik -
Dibaca : 44 Kali
INOVASI : Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi, Ani Gustini membuka kegiatan Lomba Anugerah ASN Inovatif Tingkat Kabupaten Bekasi 2026. Berlangsung di Ruang Command Center Diskominfosantik Cikarang Pusat, Rabu (02/09/2026). Foto: Jaja Jaelani/Diskominfosantik
CIKARANG PUSAT – Sebanyak 33 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bekasi menampilkan berbagai inovasi dalam Lomba Anugerah ASN Inovatif Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Ajang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai solusi untuk menjawab persoalan di tengah masyarakat.
Lomba yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi tersebut berlangsung pada 2–4 September 2026 secara hybrid, dengan pelaksanaan daring melalui Zoom dan luring.
Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, mengatakan Lomba Anugerah ASN merupakan bentuk apresiasi sekaligus tolok ukur terhadap inovasi yang dikembangkan ASN dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Lomba Anugerah ASN Tingkat Kabupaten Bekasi telah dilaksanakan sejak tahun 2024. Ini salah satu bentuk tolok ukur dan apresiasi atas inovasi yang telah dilakukan ASN di Kabupaten Bekasi,” ujar Ani saat mewakili sambutan Sekretris Daerah serta membuka kegiatan di Command Center Diskominfosantik, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, inovasi yang dihasilkan ASN harus memiliki manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Karena itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memotivasi ASN agar terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, produktivitas, dan kualitas kinerja.
Ani menilai potensi inovasi yang dimiliki ASN Kabupaten Bekasi cukup besar. Hal tersebut terlihat dari berbagai gagasan yang dipaparkan peserta dalam kompetisi tahun ini, termasuk inovasi terkait pengelolaan sampah.
“Salah satunya tadi ada inovasi pengelolaan sampah di Burangkeng menjadi aspal plastik. Itu salah satu inovasi, mungkin masih banyak inovasi lainnya,” katanya.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi ruang untuk membuka potensi ASN sekaligus mendorong regenerasi inovator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Minimal potensi-potensinya bisa terbuka dan menjawab permasalahan di Kabupaten Bekasi. Mudah-mudahan peluang-peluang ini dengan potensi yang ada bisa terbuka dengan regenerasi yang ikut inovasi sekarang,” ungkapnya.
Ani menambahkan, proses penilaian dilakukan secara objektif dan melibatkan juri dari berbagai unsur, tidak hanya dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Di antaranya berasal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), perguruan tinggi dan akademisi, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), serta unsur pemerintahan.
“Namanya lomba pasti ada menang. Kita normatif saja, apa yang dinilai oleh tim tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan pada BKPSDM Kabupaten Bekasi, Susy Widyasari, menjelaskan Lomba Anugerah ASN Kabupaten Bekasi tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga sejak pertama kali digelar pada 2024.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pengakuan dan apresiasi terhadap inovasi serta dedikasi ASN, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Pemberian penghargaan kepada ASN adalah salah satu bentuk pengakuan serta apresiasi atas inovasi dan dedikasi Aparatur Sipil Negara,” kata Susy dalam laporannya.
Ia menjelaskan, 33 peserta tahun ini terbagi dalam tiga kategori, yakni enam peserta kategori pejabat administrator, 11 peserta kategori pejabat pengawas, serta 16 peserta kategori pejabat pelaksana dan pejabat fungsional.
Menurut Susy, kompetisi tersebut diharapkan dapat memotivasi ASN untuk berperan aktif dalam pembangunan, meningkatkan prestasi dan kinerja, serta menumbuhkan sikap keteladanan di lingkungan birokrasi.
“Tujuannya untuk memberikan motivasi agar ASN berperan secara aktif dalam pembangunan dan pelaksanaan kinerja serta prestasi, sekaligus mendorong semangat melahirkan karya-karya yang dapat berkontribusi terhadap kemajuan daerah,” ujarnya.
Dengan mengangkat berbagai gagasan inovatif dari lingkungan birokrasi, Lomba Anugerah ASN Kabupaten Bekasi diharapkan tidak berhenti pada pemberian penghargaan kepada para pemenang. Lebih dari itu, inovasi yang dinilai memiliki manfaat dan dampak nyata diharapkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bekasi.
Reporter : Fajar CQA
Editor : Fuad Fauzi