Sabtu, 24 Januari 2026

Tanggul Citarum Jebol, Pemkab Bekasi Fokus Penanganan Darurat dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

UMUM   Jan 21, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 627 Kali


id12706_WhatsApp Image 2026-01-20 at 11.13.14.jpeg
TANGGUL JEBOL : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memfokuskan penanganan darurat pada sejumlah titik tanggul kritis di sepanjang Sungai Citarum, menyusul jebolnya tanggul di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Senin (19/1/2026) malam. foto : Tata Jaelani

CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memfokuskan penanganan darurat pada sejumlah titik tanggul kritis di sepanjang Sungai Citarum, menyusul jebolnya tanggul di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Senin (19/1/2026) malam.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan penanganan awal telah dilakukan menggunakan karung pasir dan bronjong untuk menahan luapan air. Namun, penguatan tanggul secara permanen menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Kewenangan kabupaten sifatnya sementara. Kami sudah berkomunikasi dengan BBWS untuk penguatan permanen. Jangan sampai tanggul ini terus-menerus jebol karena dampaknya sangat luas bagi masyarakat,” ujar Asep Surya Atmaja.

Pemkab Bekasi juga berencana melakukan survei menyeluruh terhadap kondisi tanggul, terutama di wilayah yang mengalami pendangkalan dan belum memiliki dinding penahan, seperti kawasan Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara. Di wilayah tersebut, banjir kerap terjadi meski hujan turun dalam durasi singkat.

Selain pengerukan sungai dan pembangunan tanggul, pemerintah menyiapkan skema relokasi bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan bersedia dipindahkan demi keselamatan jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, melaporkan bahwa tanggul yang jebol di Muaragembong memiliki panjang sekitar delapan meter. BPBD telah berkoordinasi dengan BBWS dan Baznas untuk pengiriman bantuan material darurat.

“Karung, bronjong, dan material penguat sudah dikirimkan. Kami juga mengidentifikasi titik kritis lain di Cabangbungin dan Kembangbungin untuk segera dicek BBWS sebelum kerusakan bertambah parah,” kata Muchlis.

Selain Muaragembong, satu titik tanggul jebol juga dilaporkan terjadi di wilayah Pebayuran. Penanganan sementara telah dilakukan di tingkat kecamatan dan selanjutnya akan diusulkan untuk penanganan teknis oleh BBWS.

Reporter : Dani Ibrahim

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Pemdes Serang Dorong Pemerataan Infrastruktur Lewat Musrenbangdes 2027
UMUM   Jan 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tanggul Citarum Jebol, Pemkab Bekasi Fokus Penanganan Darurat dan Siapkan Solusi Jangka Panjang
UMUM   Jan 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi : Normalisasi Kali CBL Solusi Jangka Panjang Atasi Banjir Tambun Utara
UMUM   Jan 19, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Optimalkan Peran BUMDes Dukung Program MBG di Kabupaten Bekasi
UMUM   Jan 15, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik