Sabtu, 28 Februari 2026

Ramadhan Syahrul Mubarok: Bulan Penuh Keberkahan dan Pembentukan Karakter

HIKMAH   Feb 27, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 159 Kali


id12852_WhatsApp Image 2026-02-27 at 18.42.56.jpeg
Pengasuh Ponpes Modern Abdurahman bin Auf Cikarang, H. Teguh Wibowo, S.E., M.Si., M.M.

*Oleh : H. Teguh Wibowo, S.E., M.Si., M.M.

Ramadhan adalah syahrul mubarok — bulan yang penuh keberkahan. Kehadirannya bukan sekadar pergantian waktu dalam kalender hijriah, melainkan momentum istimewa untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan membangun karakter. Di bulan inilah umat Islam dididik secara spiritual, sosial, dan moral melalui ibadah puasa.

Ramadhan melatih kita untuk berempati dan peduli terhadap sesama. Saat menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, kita merasakan secara langsung bagaimana tidak nyamannya ketika perut kosong dan tubuh kekurangan asupan. Pengalaman ini bukan sekadar menahan diri, tetapi menghadirkan kesadaran sosial.

Dari rasa lapar itulah tumbuh kepedulian. Kita menjadi lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Ramadhan mengajarkan bahwa ibadah tidak hanya berdimensi vertikal kepada Allah, tetapi juga berdimensi horizontal kepada sesama manusia. Berbagi takjil, menunaikan zakat, infak, dan sedekah menjadi wujud nyata dari empati yang lahir dari puasa.

Puasa adalah latihan kejujuran yang paling autentik. Seseorang bisa saja membatalkan puasanya tanpa diketahui orang lain, tetapi ia tetap menahan diri karena sadar bahwa Allah Maha Melihat. Inilah inti integritas: melakukan yang benar meski tidak ada yang mengawasi.

Nilai ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Integritas dan kejujuran di mana pun kita berada akan berdampak besar pada profesionalitas dalam bekerja dan beraktivitas. Jika nilai puasa benar-benar meresap, maka lahirlah pribadi yang anti korupsi, bertanggung jawab, dan amanah. Ia yakin bahwa setiap perbuatannya berada dalam pengawasan Allah.

Puasa juga menumbuhkan jiwa kesabaran. Menahan lapar, haus, emosi, dan hawa nafsu bukanlah perkara mudah. Namun di situlah letak pendidikan ruhani Ramadhan.

Kesabaran sangat penting dalam kehidupan pribadi maupun dalam konteks berbangsa dan bernegara. Individu yang sabar akan menghadirkan ketenangan, tidak mudah terprovokasi, dan mampu menghadapi masalah dengan kepala dingin. Jika kesabaran menjadi karakter kolektif masyarakat, maka yang lahir adalah kedamaian, energi positif, serta daya tahan menghadapi berbagai tantangan zaman.

Ramadhan juga menempa insan untuk senantiasa disiplin dan berkomitmen. Ada waktu sahur, waktu berbuka, waktu shalat, dan waktu ibadah lainnya yang teratur. Semua mengajarkan manajemen waktu dan konsistensi.

Disiplin dalam berpuasa seharusnya melahirkan disiplin dalam bekerja, belajar, dan menjalankan tanggung jawab. Komitmen untuk menuntaskan ibadah hingga akhir Ramadhan menjadi simbol komitmen dalam menyelesaikan setiap amanah kehidupan.

Pada akhirnya, Ramadhan bukan hanya membawa keberkahan secara individual, tetapi juga sosial dan kebangsaan. Jika nilai empati, kejujuran, kesabaran, dan disiplin benar-benar diinternalisasi, maka Ramadhan akan melahirkan masyarakat yang berakhlak dan bangsa yang bermartabat.

Puasa tidak berhenti pada lapar dan dahaga. Ia adalah proses pembentukan karakter. Ketika karakter individu membaik, maka keluarga akan kuat. Ketika keluarga kuat, masyarakat menjadi kokoh. Dan ketika masyarakat kokoh, bangsa pun akan penuh keberkahan.

Semoga Ramadhan menjadikan kita pribadi yang lebih peduli, jujur, sabar, disiplin, dan mampu menghadirkan kebaikan bagi diri, lingkungan, dan negeri tercinta.

·         Pengasuh Ponpes Modern Abdurahman bin Auf Cikarang

Berita Lainnya

Ramadhan Syahrul Mubarok: Bulan Penuh Keberkahan dan Pembentukan Karakter
HIKMAH   Feb 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Berkah Puasa di Bulan Suci Ramadan
HIKMAH   Mar 30, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hakikat Puasa
HIKMAH   Mar 29, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
HIJRAH YANG BERMAKNA
HIKMAH   Jul 29, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
PENTINGNYA ISTIQOMAH
HIKMAH   Jun 24, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik