Sabtu, 13 Juni 2026

Pemprov Jabar Bantu Penataan Pasar Baru Cikarang Melalui Program CSR

PEMERINTAHAN   Jun 13, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 62 Kali


id13183_Compress_20260613_185010_0737.jpg
PENATAAN PEDAGANG : Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) kembali meninjau kondisi Pasar Baru Cikarang, pada Sabtu, (13/06/2026).

CIKARANG UTARA - Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Pemprov Jabar menyiapkan strategi penataan Pasar Baru Cikarang, sebagai upaya penanganan lapak-lapak pedagang pasar tumpah yang selama ini berada di sekitar area Pasar Baru hingga menempati badan jalan.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat mendampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau langsung kondisi eksisting Pasar Baru Cikarang, pada Sabtu, (13/06/2026).

Plt Bupati Bekasi mengatakan, tahap awal yang akan dilakukan dengan merapikan area bawah Pasar Baru Cikarang agar layak ditempati pedagang. Area bawah pasar yang terdapat tumpukan sampah akan dibersihkan terlebih dahulu kemudian dilakukan pengecatan bangunan bagian luar dan perbaikan yang rusak hingga penataan lingkungan sekitar.

"Nanti kita rapikan terlebih dahulu bagian bawah pasar, termasuk membersihkan area yang kurang tertata dan memperbaiki tampilan bangunan agar lebih baik dari sebelumnya, Saat ini kami masih menunggu pembentukan tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan dukungan pendanaan melalui program CSR," ujarnya.

Asep menjelaskan, arahan Gubernur Jawa Barat setelah dua kali meninjau Pasar Baru Cikarang, agar bisa segera menangani persoalan sampah yang menumpuk di area bawah pasar. Untuk itu, Dinas Perdagangan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi akan melakukan pembersihan menyeluruh sebelum area tersebut ditempati pedagang.

"Area bawah pasar akan dibersihkan terlebih dahulu agar rapi dan layak digunakan. Setelah itu dilakukan pengecatan dan perbaikan beberapa titik yang mengalami kebocoran sehingga pedagang yang saat ini berjualan di luar dapat masuk ke dalam pasar," katanya.

Menurutnya, penataan sementara tersebut akan disesuaikan dengan jenis usaha para pedagang. Area bawah pasar direncanakan menampung pedagang sayuran, dan pedagang pakaian serta makanan menempati area atas dapat dimanfaatkan untuk sentra kuliner atau food court.

Plt. Bupati Bekasi menjelaskan sesuai arahan Kang Dedy Mulyadi (KDM) melalui CSR Bank BJB juga akan memperbaiki trotoar agar lebih rapih dan tertib. Sementara halaman Pasar Baru Cikarang dengan perbaikan pengaspalan (Hotmix) maupun paving block, yang nantinya bisa dijadikan area parkir kendaraan para pembeli maupun untuk bongkar muat pengangkut sayuran.

"Saya berharap para pedagang dapat mendukung dan disiplin ketika area bawah pasar sudah rapi dan siap ditempati, pedagang yang saat ini berada di luar harus masuk ke dalam agar lingkungan pasar lebih tertata dan tidak mengganggu aktivitas lalu lintas," ujarnya.

Lebih lanjut, Asep mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi juga tengah menyiapkan konsep revitalisasi Pasar Baru Cikarang yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027 mendatang. Saat ini pemerintah daerah sedang menyusun sketsa Desain Enginering Detail (DED) yang disesuaikan dengan kondisi lapangan, karakteristik bangunan, serta kebutuhan masyarakat dan pedagang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo mengatakan pihaknya saat ini sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) revitalisasi Pasar Baru Cikarang melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi.

"DED saat ini sedang dalam proses penyusunan. Berbagai masukan, termasuk arahan dari Plt. Bupati Bekasi terkait konsep penataan pasar, akan dituangkan dalam dokumen perencanaan tersebut sehingga hasil revitalisasi nantinya sesuai dengan kebutuhan di lapangan," kata Gatot.

Menurutnya, selama masa transisi penataan sementara akan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program CSR Bank BJB. Pelaksanaannya akan melibatkan forum pedagang serta tim internal yang dibentuk oleh pemerintah provinsi.

Menurut Gatot Purnomo, dukungan Pemerintah Jawa Barat terhadap para pedagang Pasar Baru Cikarang merupakan langkah konkret untuk penataan pasar dan kenyamanan pedagang. Ia berharap proses kajian dan penyusunan DED dapat segera rampung sehingga revitalisasi Pasar Baru Cikarang dapat direalisasikan sesuai rencana pada 2027.

"Kami berharap revitalisasi Pasar Baru Cikarang dapat berjalan sesuai harapan sehingga aktivitas perdagangan menjadi lebih tertib, nyaman, dan tidak lagi menimbulkan kemacetan maupun gangguan lalu lintas di Jalan Raya RE Martadinata," tandasnya.

Reporter : Endar Raziq B.

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Pemprov Jabar Bantu Penataan Pasar Baru Cikarang Melalui Program CSR
PEMERINTAHAN   Jun 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dua Raperda Disahkan, Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Guru dan Ketertiban Masyarakat
PEMERINTAHAN   Jun 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
DPMD Jabar Sosialisasikan Pilkades Digital di Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Jun 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
BPBD Kabupaten Bekasi Siaga Hadapi Puncak Musim Kemarau
PEMERINTAHAN   Jun 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
KDM Tinjau Pasar Cikarang, Pemkab Bekasi Komitmen Lakukan Penataan Pasar secara Bertahap
PEMERINTAHAN   Jun 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik