Kamis, 18 Agustus 2022

Pemkab Bekasi Fokus Tingkatkan Sektor Pertanian

UMUM   Jul 15, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 300 Kali


id5197_Compress_20220715_091733_3268.jpg
Foto : Prokopim Pemkab Bekasi.

Pemkab Bekasi akan memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami cabai, tomat, dan bawang merah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan dan cadangan pangan. 

BANDUNG - Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan fokus terhadap infrastuktur pertanian, dengan berupaya membagi anggaran sesuai kebutuhan pangan. 

Dani mengatakan, sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, bahwa Bupati/Walikota harus menjadikan sektor pertanian sebagai skala prioritas dalam setiap penganggaran, agar stagflasi (kondisi ekonomi yang melemah disertai kenaikan harga dan naiknya angka  pengangguran) bisa tertahan dan kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi.

"Sesuai arahan dari Wagub, kita juga akan konsen terhadap infrastuktur pertanian. Mudah-mudahan prediksi-prediksi perekonomian global yang mengkhawatirkan tidak terjadi dan perang (Rusia-Ukraina) segera selesai, sehingga harga-harga pangan dan energi bisa turun," ujarnya, usai menghadiri Kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Se-Jawa Barat yang digelar di Aula Gedung Sate, Bandung, Kamis (14/07).

Selain itu, Pemkab Bekasi akan memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami cabai, tomat, dan bawang merah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan dan cadangan pangan. 

Dani Ramdan, meyakini tiga komoditas tersebut dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas di bidang pertanian karena kenaikan harga cabai, tomat, dan bawang merah cukup pesat akhir-akhir ini. 

"Kabupaten Bekasi masih punya potensi lahan pertanian untuk bisa dikembangkan menjadi cadangan pangan di daerah. Karena tiga komoditas ini memang kenaikan harganya cukup pesat akhir-akhir ini. Disamping juga untuk jangka pendeknya, operasi-operasi pasar bekerjasama dengan dunia usaha dan Bulog," terangnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengharapkan kepada para Bupati/Walikota agar menaikkan skala prioritas khususnya dalam bidang pertanian pada perubahan anggaran tahun 2022 dan penyusunan anggaran tahun 2023.

"Karena situasi dan kondisinya berbeda, saya berharap tidak hanya infrastuktur yang jalan. Tetapi saya berharap para Bupati/Walikota dapat menjadikan pertanian sebagai skala prioritas agar stagflasi bisa tertahan kebutuhan pangan masyarakat Jawa Barat bisa terpenuhi," ujarnya. 

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, situasi Jawa Barat, khususnya di bidang ekonomi meningkat di atas rata-rata di awal triwulan Tahun 2022. Tetapi harus tetap diantisipasi dengan adanya stagflasi, dengan cara menggiatkan produksi pertanian terutama bahan pangan secara umum, termasuk cabai, beras, telur, dan lain-lain. 

"Saya minta Bupati/Walikota untuk fokus terhadap peningkatan sumber-sumber produksi yang mampu mencegah stagflasi, karena kalau stagflasi dibiarkan akan berakibat kepada ekonomi Jawa Barat," tandasnya.

(Source : Prokopim Pemkab Bekasi).

 

Berita Lainnya

Siswa Asal Kabupaten Bekasi Jadi Pengerek Bendera Sang Merah Putih di Istana Negara
UMUM   Aug 18, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tagline Makin Berani, Energi Baru Kabupaten Bekasi
UMUM   Aug 18, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Amankan Istigosah, GP Ansor Kerahkan 300 Personel
UMUM   Aug 15, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
PCNU Instruksikan Warga Nahdliyyin Hadiri Istighosah Bersama Habib Luthfi bin Yahya
UMUM   Aug 15, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ulama Habib yang Jawa serta Orang Jawa yang Habib
UMUM   Aug 15, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik