Sabtu, 07 November 2026

Kemarau Belum Usai, BPBD Terus Bergerak Bantu Warga Terdampak Kekeringan

PEMERINTAHAN   Nov 7, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 90 Kali


id14020_Compress_20261107_062136_6454.jpg
Bekasi Asep Surya Atmaja didampingi jajaran dinas terkait, menerima CNN Indonesia Awards 2026 kategori Excellence in Integrated Disaster & Crisis Management, di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Foto : Endar Raziq/Diskominfosantik.

JAKARTA - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Muchlis mengatakan, meski hujan sempat turun beberapa kali di wilayah Kabupaten Bekasi, namun dampaknya terhadap pengurangan wilayah kekeringan belum signifikan.

Karena itu, BPBD Kabupaten Bekasi hingga kini masih terus melakukan distribusi air bersih ke titik-titik yang membutuhkan berdasarkan permintaan masyarakat maupun laporan di lapangan.

"Intensitas curah hujan masih terbatas dan kondisi cuaca kembali panas dalam beberapa waktu terakhir," kata Muchlis saat mendampingi Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menerima CNN Indonesia Awards 2026 di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Muchlis menyebutkan, pendistribusian air bersih ke wilayah kekeringan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan laporan masyarakat di masing-masing wilayah. 

"BPBD membagi wilayah pelayanan berdasarkan area, agar penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif dan merata," kata Muchlis

Muchlis berharap kondisi kemarau segera berakhir dan Kabupaten Bekasi memasuki musim penghujan secara normal. 

"Harapan kami, bencana kekeringan ini segera berakhir. Namun, ketika memasuki musim penghujan, kami juga berharap tidak terjadi banjir," ujarnya. 

Untuk mengantisipasi potensi banjir, pemerintah daerah melalui dinas terkait terus melakukan berbagai langkah, termasuk normalisasi sungai dan pembersihan sampah di berbagai wilayah. 

Terkait penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 yang diraih Pemkab Bekasi, Muchlis mengatakan, hal tersebut menjadi motivasi bagi jajaran BPBD untuk terus meningkatkan mitigasi dan kolaborasi dalam penanggulangan bencana secara terpadu. 

Menurutnya, penanganan kekeringan pada musim kemarau 2026 membutuhkan kerja sama berbagai pihak mengingat dampaknya cukup luas dan dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. 

"Pada musim kemarau tahun ini, kami berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari BNPB, BPBD Provinsi Jawa Barat, TNI, Polri, PMI, PDAM, dunia usaha hingga unsur relawan," ujar Muchlis. 

Berdasarkan data terbaru, hingga 5 November 2026, BPBD Kabupaten Bekasi bersama stakeholder telah mendistribusikan lebih dari 19 juta liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di 59 desa yang tersebar di 15 kecamatan. 

Reporter : Endar Raziq

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Kemarau Belum Usai, BPBD Terus Bergerak Bantu Warga Terdampak Kekeringan
PEMERINTAHAN   Nov 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hadiri Presentasi Monev Keterbukaan Informasi Publik, Sekda Endin Sampaikan Komitmen Penguatan PPID
PEMERINTAHAN   Nov 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tangani Bencana Secara Terpadu, Bupati Bekasi Terima Penghargaan Tingkat Nasional
PEMERINTAHAN   Nov 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Nia Yuniawati Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bupati Asep Janjikan Kemudahan Investasi bagi Perusahaan yang Salurkan CSR di Wilayah Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik