Kamis, 05 November 2026

Bupati Asep Janjikan Kemudahan Investasi bagi Perusahaan yang Salurkan CSR di Wilayah Kabupaten Bekasi

PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 25 Kali


id14009_Compress_20261105_161559_9889.jpg
CSR PERUSAHAAN : Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama unsur Forkopimda menggelar sosialisasi Musrenbang CSR Tahun 2026 dan Kemudahan Investasi serta Perizinan, Kamis, (5/11/2026). FOTO : Endar Bachtiar/Diskominfosantik.

CIKARANG PUSAT – Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menjanjikan kemudahan berinvestasi bagi perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi. Komitmen tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun hubungan saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan dunia usaha, sekaligus mendorong perusahaan agar menyalurkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.

Hal itu disampaikan Asep saat menghadiri Sosialisasi Musrenbang CSR 2026 bersama sejumlah perusahaan di Hotel Le Premier, Kawasan Industri Deltamas, Cikarang Pusat, Kamis (5/11/2026).

Asep mengatakan, pemerintah daerah ingin menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan perizinan yang lebih mudah dan cepat. Di sisi lain, perusahaan diharapkan turut memberikan kontribusi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

“Jadi kita saling menguntungkan. Perusahaan berinvestasi di Kabupaten Bekasi, tentu pemerintah daerah juga harus memberikan kemudahan,” ujar Asep.

Menurutnya, proses perizinan yang berlarut-larut dapat menghambat masuknya investasi dan berdampak pada terbatasnya peluang kerja. Karena itu, ia meminta perangkat daerah terkait memberikan pelayanan yang lebih responsif kepada para pelaku usaha.

“Saya tidak mau perizinan sampai dua tahun. Kalau ada kendala, komunikasikan dengan saya atau PTSP. Kita ingin investasi di Kabupaten Bekasi berjalan dengan baik,” tegasnya.

Asep menginginkan perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Kabupaten Bekasi dapat memprioritaskan penyaluran CSR untuk kebutuhan masyarakat setempat. Sebab, aktivitas industri turut memanfaatkan berbagai fasilitas daerah, termasuk infrastruktur jalan, sehingga kontribusi perusahaan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh lingkungan sekitarnya.

Asep menyebut, kolaborasi pemerintah dan perusahaan perlu diarahkan pada sejumlah program prioritas daerah, meliputi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pengurangan angka pengangguran. Ia berharap kontribusi CSR dapat diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat dan agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Selain melalui program CSR, ia juga mendorong perusahaan untuk memperluas akses kesempatan kerja bagi warga Kabupaten Bekasi. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan pendekatan ke kawasan-kawasan industri sekaligus merencanakan pelayanan dasar dan fasilitasi informasi lowongan kerja di tingkat kecamatan.

“Saya berharap kawasan industri, khususnya Deltamas, terus menjalin komunikasi dengan pemerintah. Saya berkomitmen membantu terkait perizinan maupun kebutuhan lainnya. Kita selaraskan dengan program prioritas daerah agar kolaborasi ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hanas turut mendukung upaya tersebut. Menurutnya, sudah selayaknya masyarakat Kabupaten Bekasi turut merasakan manfaat dari aktivitas industri yang berkembang di wilayahnya, termasuk melalui program CSR perusahaan.

“Kalau Kabupaten Bekasi merupakan salah satu daerah industri terbesar, tetapi CSR-nya justru dinikmati daerah lain, menurut kami itu kurang sesuai. Biaya pembangunan di Kabupaten Bekasi juga besar. Karena itu, mari kita berkolaborasi agar CSR dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kita,” ungkap Ade.

Ia juga menyatakan DPRD siap mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif. Apabila terdapat regulasi daerah yang dinilai menghambat investasi dan perlu disesuaikan, DPRD terbuka untuk membahas perubahan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Direktur Operasional Kawasan Deltamas Tommy Satriotomo menyambut baik ajakan pemerintah daerah untuk mengarahkan program CSR pada kebutuhan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, dukungan terhadap infrastruktur, terutama akses jalan dan fasilitas pendidikan, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Infrastruktur itu sangat bagus, terutama sekolah dan jalan. Kalau akses jalannya bagus, ekonomi daerah juga akan tumbuh. Apalagi jika kontribusinya digalang bersama para pelaku industri,” kata Tommy.

Ia memastikan pihak pengelola Kawasan Deltamas akan turut menyosialisasikan agenda CSR kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui forum sumber daya manusia (HR Forum) agar informasi dan ajakan kolaborasi dapat menjangkau lebih banyak perusahaan.

Tommy menilai keterlibatan langsung pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam kegiatan sosialisasi menjadi langkah positif untuk membangun komunikasi dengan kalangan industri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Pengelola kawasan Deltamas dan Perusahaan, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait, di antaranya Diskominfosantik, DPMPTSP, Bappeda, dan Disnaker.

Reporter : Fajar CQA

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Bupati Asep Janjikan Kemudahan Investasi bagi Perusahaan yang Salurkan CSR di Wilayah Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Manfaatkan Data FSVA, Pemkab Bekasi Optimalkan Program Ketahanan Pangan
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Job Fair Virtual Kabupaten Bekasi, Kemnaker Tekankan Pentingnya Skill Tenaga Kerja
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Buka 573 Loker dari 27 Perusahaan, Bupati Asep Kawal Langsung Job Fair Virtual Batch 3
PEMERINTAHAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Camat Muaragembong Ajak Lima Kades Baru Satukan Persepsi dan Semangat Membangun Wilayah
PEMERINTAHAN   Nov 4, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik