Kamis, 02 April 2026

Kabupaten Bekasi Bentuk 8 Destana dan Katana Baru

PEMERINTAHAN   May 27, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 3.927 Kali


34IMG_20210527_191816.jpg


CIKARANG PUSAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi akan menambah jumlah Desa Tanggap Bencana (Destana) dan Kelurahan Tanggap Bencana (Katana) sebagai antisipasi terjadinya bencana alam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muhammad Said mengatakan, sejak tahun 2017 hingga 2020 Kabupaten Bekasi baru membentuk 14 Desa Tanggap Bencana dan Kelurahan Tanggap Bencana.

"Tahun 2021 ini kami mendapat anggaran untuk pembentukan 8 Destana dan Katana,” kata Said, pada kegiatan Sosialisasi Pembentukan Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana di Gedung Aula BPBD Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (27/05/2021).

Said mengatakan, perwakilan calon Destana dan Katana yang mengikuti sosialisasi diantaranya, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat.

Selanjutnya Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran, Desa Bojongmangu, Kecamatan Bojongmangu, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara dan Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan.

"Dari 8 calon Destana dan Katana yang mengikuti sosialisasi akan diberikan pembekalan dan pembinaan mengenai tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam pembentukan lembaganya dan setelah itu akan dipilih sebagai Destana dan Katana secara resmi di Kabupaten Bekasi," ungkapnya.

Ia menyebutkan, pembentukan Destana dan Katana akan dipilih sesuai dengan kondisi kerentanan bencana yang ada di wilayahnya. 

Said mengungkapkan, tahun ini jumlah kecamatan di Kabupaten Bekasi yang terkena bencana, terutama banjir, mengalami kenaikan.

"Pada tahun 2020, ada 20 kecamatan yang tergenang banjir, namun di tahun 2021 meningkat menjadi 21 kecamatan, dari total 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi dengan jumlah genangan sebanyak 157 titik," kata dia.

Sejauh ini BPBD, lanjut Said, terus melakukan sosialisasi, edukasi dan pembentukan Destana dan Katana agar bisa mengedukasi kepada masyarakat untuk selalu siap siaga dalam menghadapi bencana. 

"Karena tahun ini Intensitas kolongsoran dan putingbeliung mengalami peningkatan,” lanjutnya

Pihaknya berharap, masyarakat mempunyai kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, karena salah satu penyebab banjir di Kabupaten Bekasi adalah banyaknya sampah yang berserakan di sembarang tempat, termasuk di sungai.

Reporter : Ike

Editor. : Yus Ismail

 

 

 

 

 

Berita Lainnya

Kapolres Metro Bekasi Apresiasi Peran Diskominfosantik dalam Mendukung Kelancaran Arus Mudik-Balik Lebaran
PEMERINTAHAN   Mar 31, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Dorong Konektivitas Antarwilayah Lewat Pembangunan Jembatan Garuda
PEMERINTAHAN   Mar 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Antisipasi Dampak Global Energi, Perkuat PAD dan Jaga Stabilitas Ekonomi
PEMERINTAHAN   Mar 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pascalebaran, DLH Kabupaten Bekasi Siapkan Dua Zona Pembuangan Sampah
PEMERINTAHAN   Mar 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bertahap, 3.300 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bekasi Divaksin Meningitis dan Polio
PEMERINTAHAN   Mar 26, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik

TERPOPULER BULAN INI

STATISTIK
STATISTIK PENGUNJUNG

Pengunjung hari ini : 8
Pengunjung Bulan ini : 274240
Total Pengunjung : 4104805