Senin, 15 Juni 2026

Jaga Produksi Pangan, Distan Kabupaten Bekasi Intensifkan Antisipasi Kekeringan

UMUM   Jun 15, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 39 Kali


id13185_WhatsApp Image 2026-06-15 at 18.53.33.jpeg
ANTISIPASI : Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau guna mencegah terjadinya kekeringan dan puso pada lahan pertanian. Hingga pertengahan Juni 2026, belum terdapat laporan kekeringan maupun gagal panen (puso) di lahan sawah yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi. Foto : Fajar CQA

CIKARANG PUSAT – Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau guna mencegah terjadinya kekeringan dan puso pada lahan pertanian. Hingga pertengahan Juni 2026, belum terdapat laporan kekeringan maupun gagal panen (puso) di lahan sawah yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi.

Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, mengatakan berbagai upaya mitigasi telah dilakukan sejak dini untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian dan meminimalkan dampak musim kemarau terhadap petani.

“Sampai hari ini belum ada laporan terkait kekeringan ataupun puso di lahan sawah. Namun, kami tetap melakukan berbagai langkah antisipatif agar dampak musim kemarau dapat diminimalkan,” ujar Dodo saat ditemui di kantornya, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, Dinas Pertanian telah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan, terutama di Kecamatan Tambelang, Sukatani, Cabangbungin, Sukawangi, dan Sukakarya. Selain itu, pendataan alat dan mesin pertanian (alsintan), khususnya pompa air, juga tengah dilakukan sebagai bagian dari strategi menghadapi kemungkinan berkurangnya pasokan air irigasi.

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, antara lain Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perum Jasa Tirta (PJT) II, Kementerian Pertanian, Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi, serta kelompok tani untuk memastikan ketersediaan dan distribusi air bagi lahan pertanian.

“Koordinasi dilakukan untuk perbaikan saluran irigasi, penguatan tanggul, serta pengaturan distribusi air agar kebutuhan petani tetap terpenuhi selama musim kemarau,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Pertanian mendorong petani di wilayah rawan kekeringan untuk menggunakan varietas padi yang lebih tahan terhadap kondisi kekurangan air. Beberapa varietas yang direkomendasikan antara lain Inpago 4, Inpago 5, Inpago 8, Inpago 9, Inpago 10, Inpago 11 Agritan, Inpari 32, Inpari 38 Tadah Hujan Agritan, hingga varietas lokal yang memiliki karakter toleran terhadap kekeringan.

Langkah antisipatif lainnya meliputi penyesuaian jadwal tanam sesuai prakiraan iklim setempat agar tidak bertepatan dengan puncak musim kemarau, identifikasi sumber-sumber air potensial, pendataan sumur dan pompa air, hingga mobilisasi sarana pompanisasi ke wilayah yang membutuhkan.

"Dinas Pertanian juga mendorong normalisasi dan perbaikan saluran irigasi serta pembangunan jaringan perpipaan untuk mengalirkan air dari sumber terdekat ke lahan pertanian. Di samping itu, petani juga didorong untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko gagal panen akibat bencana alam maupun perubahan iklim," tambahnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, lanjut Dodo, dia berharap produktivitas pertanian tetap terjaga dan ketahanan pangan daerah dapat dipertahankan di tengah potensi dampak musim kemarau tahun ini.

Reporter : Fajar CQA Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Jaga Produksi Pangan, Distan Kabupaten Bekasi Intensifkan Antisipasi Kekeringan
UMUM   Jun 15, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi: Pers Mitra Strategis Pembangunan dan Penguat Demokrasi
UMUM   Jun 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hari Lingkungan Hidup 2026, DLH Bekasi dan Pelaku Usaha Hijaukan Bantaran Sukatani
UMUM   Jun 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
MOOC Percepat Transformasi ASN Kabupaten Bekasi
UMUM   Jun 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi Diharapkan Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah
UMUM   Jun 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik