Kamis, 06 Agustus 2026

Gang Merah Putih 500 Meter Hiasi Kampung Pentim Karangbahagia, Bukti Semangat Gotong Royong Sambut HUT RI ke-81

SOSIAL   Aug 5, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 114 Kali


id13428_WhatsApp Image 2026-08-05 at 14.34.22.jpeg
HUT : Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, suasana berbeda tampak di Kampung Peundeuy Timur (Pentim), Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia. foto : Andre M. Jafar

KARANGBAHAGIA – Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, suasana berbeda tampak di Kampung Peundeuy Timur (Pentim), Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Lorong permukiman warga di RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 01 disulap menjadi Gang Merah Putih dengan bentangan kain Merah Putih sepanjang 500 meter yang membentang di atas jalan kampung.

Bentangan kain raksasa tersebut tidak hanya memberikan keteduhan bagi warga dari terik matahari, tetapi juga menjadi simbol kuatnya semangat nasionalisme, kebersamaan, dan gotong royong masyarakat dalam menyambut bulan kemerdekaan.

Di balik megahnya bentangan bendera sepanjang setengah kilometer itu, tersimpan perjuangan panjang warga yang dilakukan secara swadaya. Tradisi menghias kampung dengan bendera Merah Putih telah dilakukan sejak tahun lalu dan terus berkembang dengan skala yang lebih besar.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Berlin, mengatakan bahwa pada tahun 2025 warga hanya mampu membentangkan bendera sepanjang sekitar 40 meter. Berkat kekompakan masyarakat, tahun ini panjangnya berhasil ditingkatkan hingga mencapai 500 meter.

"Awalnya dari pertama saya pemasangan cuma 40 meter. Alhamdulillah tahun sekarang sudah mencapai 500 meter," ujar nya saat di wawancarai pada Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, target tersebut sempat diragukan banyak warga karena dianggap terlalu besar untuk ukuran lingkungan RT/RW. Namun, melalui dorongan dan semangat kebersamaan, keraguan itu perlahan berubah menjadi optimisme.

"Tantangannya memang besar. Awalnya banyak yang bertanya apakah bisa selesai, bagaimana pembuatannya, dananya dari mana. Tapi saya terus memberikan semangat dan akhirnya masyarakat mendukung penuh," katanya.

Seluruh biaya kegiatan yang mencapai sekitar Rp25 juta diperoleh dari hasil swadaya masyarakat dan para pemuda yang tergabung dalam Kelompok Gembul Jaya, tanpa bantuan perusahaan maupun sponsor besar.

Pengerjaan dimulai sejak 1 Juni 2026 dan berlangsung hampir dua bulan. Sekitar 150 warga dari tiga RT terlibat secara bergantian dalam proses pembuatan dan pemasangan. Untuk merealisasikan bentangan tersebut dibutuhkan sekitar 20 rol kain Merah Putih serta 180 batang bambu, terdiri dari 120 batang sebagai tiang utama dan 60 batang sebagai penyangga.

"Semua turun tangan. Ada yang menebang bambu, mengebor, mendirikan tiang, sampai menjahit kain. Kurang lebih 150 warga terlibat selama hampir dua bulan," jelas Berlin.

Salah seorang warga, Suef, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari proses tersebut. Menurutnya, rasa lelah selama pengerjaan terbayar lunas ketika melihat bendera sepanjang 500 meter berhasil terbentang di kampung mereka.

"Saya sebagai warga merasa senang bisa ikut andil. Tidak ada rasa capek karena semuanya dikerjakan bersama-sama. Alhamdulillah sekarang bendera 500 meter ini berdiri di kampung kita sendiri," ungkapnya.

Tak hanya menjadi simbol kecintaan terhadap Tanah Air, Gang Merah Putih Kampung Pentim juga dipersiapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat selama peringatan HUT RI ke-81. Pada siang hari, bentangan bendera menjadi pemandangan yang memukau, sementara pada malam hari kawasan tersebut akan dihiasi lampu-lampu dekoratif. Warga juga berencana menggelar bazar dan berbagai kegiatan untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan.

Dengan semangat gotong royong yang masih terjaga, Kampung Pentim membuktikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

Reporter : Andre M Jafar

Editor Fuad Fauzi

Berita Lainnya

BPBD bersama Jababeka Salurkan 130.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Karangsegar
SOSIAL   Jul 29, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
BPBD Kabupaten Bekasi Intensifkan Penyaluran Air Bersih di 20 Titik Kekeringan
SOSIAL   Jul 13, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik