FORMAS IV Kabupaten Bekasi, Jadi Ajang Pembinaan Pegiat Push Bike Sejak Usia Dini
OLAH RAGA
Aug 2, 2026 -
Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik -
Dibaca : 28 Kali
ADU KECEPATAN : Ketua KORMI Kabupaten Bekasi Ratu Arisdiana membuka kejuaraan Push Bike dan Mini BMX, pada ajang Festival Olahraga Masyarakat (Formas) ke-IV Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Bertempat di Area Parkir living Plaza Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara. Pada Minggu, (02/08/2026). FOTO : Endar Bachtiar/Diskominfosantik.
CIKARANG UTARA - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi terus memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini, melalui penyelenggaraan Kejuaraan Push Bike dan Mini BMX pada Festival Olahraga Masyarakat (FORMAS) IV Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
Sebanyak 100 pembalap sepeda dorong berusia 2 hingga 7 tahun dari berbagai kecamatan mengikuti kompetisi tersebut, dibuka langsung oleh Ketua KORMI Kabupaten Bekasi Ratu Arisdiana, Bertempat di Area Parkir Living Plaza Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Minggu (2/8/2026).
Ketua KORMI Kabupaten Bekasi, Ratu Arisdiana mengatakan, pelaksanaan Push Bike dan Mini Bmx pada event olahraga Festival Olahraga Masyarakat ke-IV Tingkat Kabupaten Bekasi, disambut antusias para pembalap sepeda dorong dari kalangan anak-anak usia dini untuk adu kecepatan hingga digaris finish.
"Sejak pagi kami menggelar sosialisasi KORMI yang diawali dengan senam bersama di Tanam Sehati, Stadion Wibawa Mukti. Insyaallah kegiatan ini akan terus berlanjut. Setelah itu saya melanjutkan kunjungan ke Asosiasi BMX Indonesia untuk membuka Kejuaraan Festival Olahraga Masyarakat IV Kabupaten Bekasi Inorga Push Bike dan Mini Bmx," ujarnya.
Ratu menjelaskan, Asosiasi BMX Indonesia (ABI) merupakan salah satu Induk Olahraga dibawah naungan KORMI yang fokus membina olahraga Push Bike dan Mini BMX. Menurutnya, berbagai Inorga binaan Kormi Kabupaten Bekasi mulai anak-anak hingga lanjut usia yang sering dijumpai ditengah masyarakat.
"Di KORMI sendiri pesertanya berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak usia dua tahun hingga lansia berusia 75 sampai 80 tahun, termasuk yang mengikuti INORGA olahraga pernapasan. Ini menunjukkan olahraga masyarakat benar-benar terbuka untuk semua kalangan," katanya.
Ia mengaku terkesan melihat antusiasme para peserta yang mengikuti kejuaraan Push Bike dan Mini Bmx, semangat anak-anak pada ajang Festival Olahraga Masyarakat ke-IV Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026 tidak terlepas dari dukungan para orang tua yang terus mendampingi sejak awal hingga akhir perlombaan.
"Saya melihat langsung semangat luar biasa dari anak-anak yang mengikuti Formaskab-IV kategori Push Bike, para orang tua sangat mensupport dan meluangkan waktu untuk mengantar dan mendampingi putra-putrinya bertanding," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Push Bike Cikarang sekaligus Ketua Pelaksana Race, Muhammad Tarmidi, mengatakan panitia mempertandingkan tujuh kategori Push Bike dan satu kategori Mini BMX yang dibagi berdasarkan usia serta kategori putra dan putri.
"Kategori tersebut terbagi untuk putra dan putri dengan rentang usia mulai dua hingga tujuh tahun, dalam setiap race diisi enam peserta, sedangkan total peserta pada kejuaraan kali ini mencapai kurang lebih 100 anak usia dini," jelasnya.
Menurut Tarmidi, seluruh peserta merupakan anak-anak yang berdomisili di Kabupaten Bekasi dengan orang tua yang memiliki KTP Kabupaten Bekasi, Mereka berasal dari berbagai wilayah, seperti Tambun Selatan, Babelan, Pebayuran, Cibitung, Cibarusah, dan sejumlah kecamatan lainnya.
"Di sini ada beberapa pegiat yang sudah sering mengikuti perlombaan, namun ada juga peserta yang baru mengenal olahraga ini. Kami ingin memperkenalkan bahwa Push Bike merupakan olahraga masyarakat yang menyenangkan bagi anak-anak. Orang tua juga dapat berperan aktif dengan mengantar dan mendampingi anak-anak mereka berolahraga," katanya.
Lebih lanjut, Tarmidi menuturkan olahraga Push Bike memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Selain meningkatkan kebugaran, olahraga ini juga melatih keseimbangan, fokus, keberanian, serta menjadi media positif bagi anak-anak untuk menyalurkan energi dan emosinya.
"Karena itu kami membentuk komunitas dan akademi sebagai wadah bagi anak-anak untuk bermain, belajar, serta tumbuh dan berkembang bersama," ujarnya.
Ia menjelaskan, sepeda yang digunakan pada kategori Push Bike menggunakan roda berukuran 12 inci, sedangkan kategori Mini BMX menggunakan sepeda hingga ring 16. Menurutnya, olahraga ini juga dapat menjadi jenjang pembinaan menuju cabang olahraga prestasi lainnya.
"Kami berharap Kabupaten Bekasi dapat terus berkembang dan melahirkan anak-anak yang sehat, bugar, serta berprestasi. Saat ini perkembangan Push Bike di Jawa Barat memang masih didominasi Bandung dan Kota Bekasi, namun kami optimistis Kabupaten Bekasi mampu sejajar bahkan menjadi lebih baik di masa mendatang," tutupnya.
Reporter : Endar Raziq B.
Editor : Yus Ismail