Sabtu, 03 Desember 2022

Disdukcapil Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi Bagi Pendatang

PEMERINTAHAN   May 11, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 4.035 Kali


id4715_WhatsApp Image 2022-05-11 at 13.58.48.jpeg
Ilustrasi Pemudik, Foto: WULAN MAULIDDA/NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK KAB BEKASI

“Disdukcapil tidak melaksanakan operasi yustisi karena pindah datang merupakan hak dari penduduk yang tidak boleh dilarang, kami hanya menghimbau kepada pendatang untuk mengurus kepindahannya,”
KADIS DISDUKCAPIL KABUPATEN BEKASI, HUDAYA

 

CIKARANG PUSAT – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, Hudaya memastikan tidak akan menggelar operasi yustisi bagi para pendatang usai arus mudik Idul Fitri 1443 Hijriah.

Operasi yustisi sendiri yakni, menjaring pendatang baru yang tidak memiliki kartu tanda penuduk dan biasanya dilakukan setelah usai lebaran.

“Disdukcapil tidak melaksanakan operasi yustisi karena pindah datang merupakan hak dari penduduk yang tidak boleh dilarang, kami hanya menghimbau kepada pendatang untuk mengurus kepindahannya,” ujarnya pada, Rabu (11/05/2022).

Meski begitu, dirinya tidak menampik ada peningkatan pendatang sudah terjadi. Terhitung, dari sejak 09 hingga 10 Mei 2022, Disdukcapil sudah mencatat sebanyak 302 warga pindah datang.

“Pindah datang merupakan hal yang memang setiap hari pasti terjadi, ada yang memang pindah karena alasan yang sudah umum seperti karena pindah bekerja dan lainnya. Dan ada juga yang pindah datang ke Kabupaten Bekasi untuk mencari pekerjaan, sejak Senin 09 -10 Mei 2022, kami sudah menerima surat keterangan pindah datang sebanyak 302 SKP WNI,” tambahnya.

Dia berharap agar penduduk yang datang ke Kabuapaten Bekasi bisa melengkapi dengan dokumen kepindahannya berupa surat keterangan pindah sehingga jelas keberadaannya.

“Di Kabupaten Bekasi tercatat secara administrasi kependudukan. Yang pasti, kemungkinan besar jumlah pendatang setelah lebaran akan bertambah,” tukasnya.

Terpisah, Plt Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Bekasi, Ganda Sasmita mengkui akan tidak adanya operasi yustisi pasca lebaran. Kata dia, sebelumnya memang ada program operasi non yustisi bagi warga pendatang.  “Tapi sekarang di Trantib ga ada, adanya di Bidang Gakda,” tukasnya. (*)

REPORTER; DANI MOSES/FUAD FAUZI

EDITOR; TATA JAELANI

Berita Lainnya

BPBD Kabupaten Bekasi Siapkan Posko Bencana dan Pantau Daerah Rawan Banjir
PEMERINTAHAN   Dec 3, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kodim 0509 bersama TNI/Polri dan Perangkat Daerah Gelar Latihan Penanggulangan Bencana
PEMERINTAHAN   Dec 2, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Proses Pengajuan KH. Raden Ma'mun Nawawi Sebagai Pahlawan Nasional Masuk Tiga Besar
PEMERINTAHAN   Dec 2, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Cegah Banjir, Pemcam Babelan Bersihkan Kali Baru Desa Kedung Pengawas
PEMERINTAHAN   Dec 2, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
BRIN dan Balitbangda Observasi Padi Merah Lokal Khas Bekasi
PEMERINTAHAN   Dec 2, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik