Selasa, 07 Desember 2021

Dinsos Kabupaten Bekasi Siapkan 6.300 Sembako untuk Warga Isoman

COVID - 19   Jul 22, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 787 Kali


77IMG_20210722_160341.jpg


CIKARANG PUSAT – Dinas Sosial Kabupaten Bekasi telah menyalurkan paket bantuan sosial tambahan untuk warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) terkonfirmasi positif Covid-19. Besaran paket bansos yang akan diterima per kepala sekitar Rp 270 ribu dalam bentuk sembako. 

Paketan bansos itu berupa beras, sarden, minyak goreng, mie dan gula pasir. 

"Pengajuan itu Rp 1,8 miliar dan akan kita belanjakan ke Bulog dengan paket sembako, peruntukan untuk isolasi mandiri. Nah per paketnya itu kurang lebih Rp 270 ribu, jadi yang akan kita dapatkan sekitar 6300 paket,” jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endin Wahyudin yang ditermui di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bekasi pada Kamis (22/07). 

Endin menjelaskan, setiap warga yang menjalani isolasi mandiri terpapar Covid-19 berhak mendapatkan bantuan tersebut. Proses penerimanya dari data pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Puskesmas yang diberikan ke kepala desa dengan diketahui kecamatan.

"Setelah itu diajukan ke Dinas Sosial, jadi tak bisa ujug-ujug,” katanya. 

Zona merah penyebaran Covid-19 juga akan menjadi prioritas penyaluran bantuan tersebut. "Misalnya zona merah yaitu Cikarang Selatan ya kita kasih lagi atau ada satu desa terkena lockdown ya kita penuhi bantuannya,” katanya.

Dinas Sosial juga berharap setiap desa bisa mengajukan bansos jika ada warganya yang menjalani isoman covid-19. Sebab, penyaluran bansos itu didasari dari pengajuan desa karena ada warganya yang terpapar corona. 

"Kalau bicara tercover atau tidak, permintaan ke sini Insyaallah, tetapi yang tidak minta kan kita tidak tahu. Ada contoh Desa Satria Jaya, katanya tidak mendapatkan bansos dari Pemda atau dari Pusat, padahal permohonannya tidak pernah sampai ke sini, kita kan penyalurannya berdasarkan permohonan, sebab yang harus dipertangungjawabkan by name by adres," paparnya.

Endin mengatakan, anggaran bansos tambahan sebesar Rp 1,8 miliar itu disesuaikan dengan hitungan dua minggu dari masa PPKM lanjutan. 

"Kita melihat daripada kebutuhan permintaan, nah kita dengan bulog komitmen yang harus diutamakan komoditi kualitas, kemudian kebutuhan kita,” tambahnya.

Meski begitu, Kadinsos juga memastikan penyaluran anggaran bansos itu disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. "Misalnya saja, jika kebutuhan paket sembako sekitar 3000 paket maka sisa akan dikembalikan ke kas pemerintah daerah," kata dia.

Reporter : Fuad Fauzi

Editor.    : Tata Jaelani

 

Berita Lainnya

97 Persen Warga Desa Muarabakti Sudah Divaksin Covid-19
COVID - 19   Dec 6, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki Hadiri Peresmian Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat
COVID - 19   Dec 5, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ridwan Kamil Dampingi Wapres Resmikan Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat
COVID - 19   Dec 4, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
UPDATE Covid-19 dan Vaksinasi Kabupaten Bekasi, 2 Desember 2021
COVID - 19   Dec 2, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Imbau Masyarakat Perketat Prokes dan Tidak Berkerumun
COVID - 19   Dec 1, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik