Rabu, 01 Desember 2021

Dewan Provinsi Jabar Apresiasi Program Berani Pj Bupati Bekasi

SUARA DEWAN   Aug 3, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.775 Kali


88IMG_20210803_083919.jpg


CIKARANG PUSAT – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Faizal Hafan Farid mengapresiasi langkah Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam upaya menangani penyebaran wabah Covid-19. Faizal menilai jika penanganan wabah Covid-19 oleh Dani Ramdan dinilai terukur dan terencana di Kabupaten Bekasi. 

"Ya Alhamdulillah penyebaran Covid-19 untuk wilayah Kabupaten Bekasi turun. Kita apresiasi langkah Pj Bupati Bekasi dengan konsepnya Bekasi Berantas Pandemi atau disingkat Berani,” jelas Faizal Hafan Farid setelah acara pertemuan dengan Pj Bupati Bekasi di Kantor Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, pada Senin (02/08).

Meskipun trend kasus Covid-19 menurun masyarakat diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak dan tidak berkerumun.

Selain itu, Faizal juga meminta agar masyarakat mensukseskan program vaksinasi Covid-19. Tiap wilayah ditargetkan mencapai 70-80 persen masyarakatnya telah tervaksin. Tentunya, telah menjalani dua tahapan vaksin agar mencapai herd immunity.

"Jadi jangan sekali saja vaksinnya, tetapi dua kali agar kekebalan tubuh itu maksimal dan imunitas kuat melawan virus. Sehingga Kabupaten Bekasi diharapkan ke depan terbebas dari penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Sebelumnya Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menggagas program Bekasi Berantas Pandemi atau Berani. Program ini mengedepankan pencegahan dan pemulihan serta penanggulangan Covid-19. 

Pada proses pencegahan yaitu vaksinasi Covid-19 sesuai dengan target pemerintah pusat yang mencapai 70-80 persen. Serta komunikasi, informasi dan edukasi dengan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat seperti tetap menggunakan masker dan jangan berkerumun.

Pada penanggulangan, Pj Bupati Bekasi menerapkan tracing, tasting dan treatmen. Tracing dilakukan dari tingkat RT/RW sampai kepada tingkat perusahaan. Testing akan melibatkan pihak Puskemas dengan objek warga yang berada di pemukiman dan swaber dilakukan pada tingkat perusahaan. 

Untuk treatmen ada dua yaitu isolasi mandiri dengan pengawasan Puskesmas serta pemberian bansos. Untuk isolasi terpusat atau isoter dilakukan di tingkat RT/RW, kecamatan dan kelurahan. 

Sementara isolasi terpusat (isoter) perusahaan berada disetiap kawasan industri. Tak hanya itu, program Berani juga mengedepankan recover atau pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi seperti penyaluran bantuan sosial. Juga recovery ekonomi, sosial dan budaya.

Reporter : Fuad Fauzi

Editor.     : Tata Jaelani

Berita Lainnya

Kabupaten Bekasi Alokasikan Anggaran Rp100 Miliar untuk Penanganan Covid-19
SUARA DEWAN   Dec 1, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
DPRD Sahkan APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2022 Rp6,39 Triliun
SUARA DEWAN   Nov 30, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
DPRD Dorong Pemkab Bekasi Bangun Gedung Sendiri untuk MPP
SUARA DEWAN   Nov 25, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ketua DPRD Apresiasi Atlet Kabupaten Bekasi Peraih Medali PON Papua
SUARA DEWAN   Nov 20, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Target Pembahasan KUA-PPAS 2022 Selesai Akhir November
SUARA DEWAN   Nov 19, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik