Sabtu, 21 Maret 2026

Ratusan Warga Ikuti Sholat Idul Fitri di Masjid Jami Nurul Huda Cibitung

UMUM   Mar 21, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 88 Kali


id12927_Compress_20260321_104438_8234.jpg
IDUL FITRI: Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, pada Sabtu (21/03/2026) berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. FOTO: TATA JAELANI/DISKOMINFOSANTIK

CIBITUNG – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, pada Sabtu (21/03/2026) berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Ratusan jamaah memadati area masjid sejak pagi hari untuk menunaikan salat Id sebagai penutup rangkaian ibadah Ramadan. Bertindak sebagai Khotib KH Abdullah Nawawi Al Aziz dan Bertindak sebagai Imam KH Khoeruddin Nawawi.

Dalam khutbah Idul Fitri, KH Abdullah Nawawi Al-Aziz menegaskan bahwa hari raya merupakan momentum kembali kepada fitrah, yakni kesucian diri setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa.

“Tibalah hari yang sangat dinantikan oleh umat Islam, setelah satu bulan berpuasa. Ini adalah momentum kembali kepada asal kita, kembali kepada kesucian dan mengenal Allah SWT,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Ramadan tidak hanya diukur dari pelaksanaan ibadah, tetapi dari sejauh mana nilai-nilai yang dilatih selama bulan suci dapat terus dijaga setelahnya.

“Semoga kita kembali dalam keadaan suci, menang melawan hawa nafsu, dan seluruh amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT,” katanya.

KH Abdullah menjelaskan bahwa Ramadan menjadi sarana pendidikan spiritual yang mengajarkan keikhlasan dalam beribadah. Puasa, menurutnya, melatih umat Islam untuk meninggalkan berbagai keinginan demi ketaatan kepada Allah.

“Puasa mendidik manusia agar beribadah dengan ikhlas, meninggalkan makan dan minum serta menahan hawa nafsu semata-mata karena Allah SWT,” tuturnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga lisan dan perilaku sebagai bagian dari hasil pembelajaran selama Ramadan. Menurutnya, keberhasilan ibadah puasa tercermin dari perubahan sikap menjadi lebih baik.

“Puasa juga mengajarkan kita menjaga lisan dan anggota badan dari berbagai penyimpangan,” ujarnya.

Dalam khutbahnya, ia turut mengingatkan tentang kemuliaan malam Lailatul Qadar yang menjadi puncak keutamaan Ramadan. Namun, ia menegaskan bahwa kemuliaan tersebut hanya diraih oleh mereka yang menghidupkannya dengan ibadah.

“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya,” ucapnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk terus memuliakan Al-Qur’an yang diturunkan pada bulan Ramadan, dengan cara mempelajari dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagaimana sabda Rasulullah, sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya,” imbuhnya.

Menutup khutbahnya, KH Abdullah kembali mengajak jamaah menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal untuk mempertahankan nilai-nilai Ramadan, baik dalam ibadah maupun dalam kehidupan sosial.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Jami Nurul Huda berlangsung tertib dan lancar, dengan suasana penuh kebersamaan, kebahagiaan, serta harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik pasca-Ramadan. (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

Plt Bupati Bekasi Sholat Idul Fitri bersama Warga di Masjid Al-Wahid
UMUM   Mar 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ratusan Warga Ikuti Sholat Idul Fitri di Masjid Jami Nurul Huda Cibitung
UMUM   Mar 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
PCNU Kabupaten Bekasi Ajak Warga Jaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan Perayaan Idul Fitri
UMUM   Mar 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
PCNU Ajak Warga Jaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan Perayaan Idul Fitri
UMUM   Mar 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
PCNU Ajak Warga Jaga Ukhuwah di Tengah Perbedaan Perayaan Idul Fitri
UMUM   Mar 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik