Selasa, 10 Februari 2026

Pulihkan Irigasi Pertanian Pascabanjir, Pemkab Bekasi Bersama PJT II Normalisasi 25 Km Saluran Sekunder

PEMERINTAHAN   Feb 10, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 65 Kali


id12785_Compress_20260210_113517_7129.jpg
Pemkab Bekasi bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II melakukan normalisasi Saluran Sekunder (SS) Bendung Kedung Gede (BKG) di wilayah Kecamatan Pebayuran.

PEBAYURAN - Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II melakukan normalisasi Saluran Sekunder (SS) Bendung Kedung Gede (BKG) di wilayah Kecamatan Pebayuran sebagai upaya pemulihan pasca banjir sekaligus mengoptimalkan kembali fungsi irigasi pertanian.

Wilayah yang akan dinormalisasi dilakukan pada bentang saluran sepanjang sekitar 25 kilometer mulai dari BKG 15 sampai BKG 40. Meski mencakup wilayah yang cukup panjang, namun pelaksanaannya diprioritaskan pada titik-titik yang dinilai paling urgent dan kritis.

Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, menyampaikan normalisasi tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan pasca banjir yang berdampak langsung pada sektor pertanian masyarakat khususnya area sawah-sawah yang berada di wilayah hilir.

“Normalisasi ini tujuannya supaya air irigasi bisa kembali mengairi seluruh sawah-sawah yang ada, terutama sawah yang berada di wilayah hilir antara lain seperti Desa Karangharja dan Desa Karangsegar,” ujarnya pada Selasa, (10/02/2026).

Adapun dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai lintas sektor secara bahu-membahu. Selain pihak Kecamatan Pebayuran, terdapat keterlibatan Koramil 11 Pebayuran, Polsek Pebayuran, Pemdes terkait, BBWS Citarum, PJT II, DSDABMBK, Kementerian Pertanian serta masyarakat setempat.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar penanganan ini dapat berjalan efektif dan segera terselesaikan dengan maksimal” jelas Hasyim.

Lebih lanjut, Hasyim menambahkan, normalisasi telah dilaksanakan sejak akhir bulan Januari 2026. Pihaknya mengharapkan normalisasi ini dapat selesai dalam waktu kurang lebih satu bulan.

“Pada pelaksanaannya sebanyak 2 alat berat diturunkan, pertama PJT II menurunkan alat berat berupa excavator di titik BKG 16 dan excavator dari DSDABMBK yang berada di BKG 26,” ungkapnya.

Hasyim berharap, melalui sinergi lintas instansi tersebut, proses normalisasi dapat segera memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para petani, serta menjadi langkah antisipatif untuk mengurangi potensi banjir dan gangguan irigasi di masa mendatang.

Reporter : Refki Maulana

Editor      : Yus Ismail

 

 

Berita Lainnya

Plt Bupati Asep Surya Atmaja Tegaskan Tidak Ada Tindakan Intoleransi di Wilayah Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Feb 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Rehabilitasi Stadion Wibawamukti Dimulai, Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp40 Miliar
PEMERINTAHAN   Feb 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pulihkan Irigasi Pertanian Pascabanjir, Pemkab Bekasi Bersama PJT II Normalisasi 25 Km Saluran Sekunder
PEMERINTAHAN   Feb 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Asep Surya Atmaja Terima Audiensi Petani, Sejumlah Langkah Penyelesaian Disiapkan
PEMERINTAHAN   Feb 9, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi bersama TNI Polri dan Relawan Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Pascabanjir
PEMERINTAHAN   Feb 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik