Jumat, 06 Februari 2026

Sejumlah Wilayah Masih Tergenang Banjir, BPBD Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

SOSIAL   Feb 6, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 116 Kali


id12777_WhatsApp Image 2026-02-05 at 20.10.25.jpeg
PANTAU : Sisa banjir akibat bencana hidrometeorologi masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi hingga Kamis (5/2/2026) sore. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat tinggi muka air (TMA) genangan bervariasi antara 5 hingga 50 sentimeter. foto. dok

CIKARANG PUSAT – Sisa banjir akibat bencana hidrometeorologi masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi hingga Kamis (5/2/2026) sore. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat tinggi muka air (TMA) genangan bervariasi antara 5 hingga 50 sentimeter.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan genangan yang masih terjadi merupakan sisa banjir yang belum sepenuhnya surut. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan dan siaga di lapangan.

“Per pukul 17.00 WIB, masih terdapat genangan sisa banjir di beberapa desa. Tim BPBD bersama unsur terkait terus melakukan asesmen, evakuasi bila diperlukan, serta penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak,” kata Dodi.

Berdasarkan data BPBD, wilayah terdampak meliputi sejumlah desa di Kecamatan Pebayuran, Babelan, Tarumajaya, Muara Gembong, dan Tambun Utara. Selain banjir, BPBD juga mencatat kejadian longsor dan angin puting beliung di beberapa titik, sehingga total kejadian bencana hidrometeorologi mencapai 61 lokasi.

Hingga saat ini, dua lokasi pengungsian masih aktif di Kecamatan Babelan, yakni di SDN 04 Buni Bakti dan Masjid Al-Hidayah Kampung Tambun Magih, Desa Buni Bakti. Jumlah pengungsi tercatat sebanyak 40 jiwa.

BPBD memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi melalui kerja sama dengan Dinas Sosial, Tagana, PMI, TNI-Polri, dan relawan kebencanaan.

Selain penanganan darurat, BPBD Kabupaten Bekasi juga berkoordinasi dengan dinas teknis, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta Perum Jasa Tirta II untuk mempercepat penanganan tanggul jebol dan tanggul kritis di Kecamatan Muaragembong, Cabangbungin, dan Pebayuran guna mencegah bencana lanjutan.

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat desa atau petugas BPBD setempat.

Reporter : Dani Ibrahim

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Ahmad Syauqi Kembali Pimpin PC DMI Tambun Selatan Periode 2026–2031
SOSIAL   Feb 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sejumlah Wilayah Masih Tergenang Banjir, BPBD Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi
SOSIAL   Feb 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Camat Muaragembong Pastikan Distribusi Bantuan Tersalurkan ke Wilayah Terdampak Banjir
SOSIAL   Jan 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Puskesmas Muaragembong Berikan Pelayananan Kesehatan Keliling Bagi Warga Terdampak Banjir
SOSIAL   Jan 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik