Jumat, 11 September 2026

Pemkab Bekasi Targetkan 372.766 Ribu Anak Terima Imunisasi Polio

PEMERINTAHAN   Apr 3, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.385 Kali


id6965_Compress_20230403_142346_6863.jpg
SUB PIN POLIO : Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional ( SUB PIN) polio, Tingkat Kabupaten Bekasi 2023 di Halaman Kantor Desa Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Senin (4/4/2023). Foto :Bayu Aji Santoso/Newsroom Diskominfosantik.

CIKARANG UTARA - Sebanyak 372.766 balita di Kabupaten Bekasi ditargetkan menerima imunisasi polio dalam kegiatan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) yang mulai dilaksanakan pada 3 April 2023.

Acara pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) dilakukan oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan di Halaman Kantor Desa Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara, pada Senin (03/04/2023). 

Dani Ramdan mengatakan, kegiatan imunisasi polio dilaksanakan dalam rangka kondisi darurat penanggulangan polio di Jawa Barat menyusul ditemukannya satu kasus polio di Kabupaten Purwakarta. 

"Virus polio ini penyebarannya sangat cepat sehingga perlu penanganan segera. Bahkan seluruh pemerintah kota/kabupaten se-Jawa Barat diinstruksikan untuk secepatnya mengadakan Pencanangan Sub PIN polio secara serentak," kata Dani Ramdan. 

Dia menuturkan, semua anak usia dari 0 - 59 bulan (Balita) wajib mendapatkan imunisasi polio dua tetes dalam waktu satu minggu ini, serta untuk satu minggu penyisirannya. 

Imunisasi polio di Kabupaten Bekasi, lanjut Dani, tidak hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan, tapi dibantu oleh Dinas Pendidikan, Kader PKK, Kader Posyandu serta elemen masyarakat, untuk saling bahu-membahu dan menyukseskan pencanangan imunisasi polio. 

"Oleh karena itu kita menargetkan untuk imunisasi polio ini, kalau bisa sampai memenuhi target 95 persen, agar semua balita kita sehat dan tidak terkena virus polio," terangnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr. Alamsyah mengatakan, imunisasi polio sangat penting untuk balita karena penyakit ini penularannya sangat cepat dan dapat mengakibatkan kelumpuhan pada anak. 

"Jadi kegiatan imunisasi polio ini sangat penting untuk melindungi anak kita dari penyakit polio, karena penyebarannya sangat cepat dan bisa menular melalui makanan, minuman dan seterusnya," katanya. 

Alamsyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan, baik logistik maupun Pos PIN yang tersebar di seluruh Puskesmas, 2.883 Posyandu dan Kantor Desa. 

"Untuk petugas kita siapkan tenaga kesehatan, kader Posyandu, kader PKK, dibantu dengan klinik swasta dan rumah sakit," ujarnya. 

Selain itu, Dinas Kesehatan juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dalam mendukung pelaksanaan imunisasi polio di Kabupaten Bekasi. 

"Disamping imunisasi, masyarakat juga dapat melakukan pencegahan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Virus polio ini bisa menyebar melalui makanan dan minuman, sehingga PHBS-nya bisa cuci tangan pakai sabun," terangnya. 

Reporter : Andre M. Jafar/M. Reza

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Plt Bupati Asep Surya Atmaja Targetkan Investasi Kabupaten Bekasi Tahun 2026 Rp70 Triliun
PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kapolri: Jadikan Buruh Aset Perusahaan
PEMERINTAHAN   Sep 11, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
9,7 Juta Liter Air Bersih Sudah Distribusikan, BPBD Terus Bergerak Bantu Warga Terdampak Kekeringan
PEMERINTAHAN   Sep 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Mulai Terapkan TTE untuk SKP, Targetkan 25 Ribu ASN hingga Akhir 2026
PEMERINTAHAN   Sep 10, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik