Rabu, 01 Desember 2021

Pemkab Bekasi Tambah Kapasitas Kamar Isolasi dan ICU di RS Rujukan Covid-19

COVID - 19   Jun 18, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 715 Kali


62IMG_20210618_213952.jpg


CIKARANG PUSAT - Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi menambah kapasitas kamar isolasi dan Intensive Care Unit (ICU) di rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan, penambahan kapasitas itu dilakukan setelah terjadinya lonjakan kasus pasien Covid-19 berkatagori gejala ringan hingga berat pasca libur Lebaran 2021.

"Betul, selain di hotel isolasi terpusat, kamar isolasi dan ICU di rumah sakit swasta rujukan pasien Covid-19 juga ada penambahan," kata Sri Enny, Jumat (18/06/21).

Sri Enny menjelaskan penambahan dilakukan setelah kapasitas kamar isolasi dan ICU hampir penuh. Ada 16 rumah sakit swasta rujukan pasien Covid-19 yang melakukan penambahan kamar isolasi dan satu rumah sakit menambah ruang ICU.

"Total penambahan dari 16 rumah sakit swasta sebanyak 169 kamar isolasi sedangkan ruang ICU ada penambahan empat ruang dari satu rumah sakit swasta," ucapnya.

Dia menyebut penambahan ini sebagai upaya antisipasi bilamana terjadi peningkatan kasus positif virus corona khususnya bagi warga yang terpapar dengan gejala ringan hingga berat atau berkomorbid.

Secara keseluruhan ada 50 rumah sakit swasta rujukan yang menyiapkan ruang isolasi dengan 25 rumah sakit di antaranya telah memiliki ruang perawatan ICU.

Dengan penambahan ini, kata dia, seluruh rumah sakit swasta rujukan itu kini memiliki daya tampung sebesar 1.225 kamar dengan tingkat okupansi 839 kamar atau masih tersisa 386 kamar.

Sementara untuk ruang ICU di 25 rumah sakit itu daya tampungnya kini menjadi 128 kamar, terisi 60 kamar sehingga tersisa 68 kamar.

"Penambahan lebih banyak untuk kamar isolasi karena memang peningkatan kasus Covid-19 kebanyakan dari mereka yang bergejala ringan dan sedang," katanya.

Sri Enny mengimbau agar masyarakat terus mematuhi disiplin protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Dan kami akan terus memaksimalkan 3T, tracking, tracing, serta treatment. Semoga pandemi ini segera berakhir," kata dia.

Editor : Tata Jaelani

Berita Lainnya

90,4 Persen Warga Kecamatan Bojongmangu Sudah Divaksin
COVID - 19   Dec 1, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Vaksinasi Desa Sukadami Capai 95 Persen
COVID - 19   Nov 26, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Amankan PTM, Pemkab Bekasi Gelar Tes Acak Covid-19 di Sekolah
COVID - 19   Nov 26, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Aturan Masuk Tempat Wisata dan Mal Saat PPKM Level 3 Nataru 2022
COVID - 19   Nov 26, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Dukung Penerapan PPKM Level 3 Saat Libur Nataru
COVID - 19   Nov 23, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik