Sabtu, 22 Juni 2024

Pemkab Bekasi Canangkan Kelola Sampah Organik di Kecamatan dan Desa

PEMERINTAHAN   May 3, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 848 Kali


id7144_20230503140338_IMG_7023 (1)(1).jpg
PENANGGULANGAN : Pemerintah Kabupaten Bekasi mencanangkan pengelolaan sampah organik di setiap kecamatan dan desa se-Kabupaten Bekasi secara bertahap. Foto: Wulan MY/Newsroom Diskominfosantik

CIKARANG PUSAT - Pemerintah Kabupaten Bekasi mencanangkan pengelolaan sampah organik di setiap kecamatan dan  desa se-Kabupaten Bekasi secara bertahap. Sampah organik yang dikelola ini nantinya tidak akan dibuang ke TPA Burangkeng tetapi dikelola dengan maggot BSF (lalat) di tingkat desa.

Solusi ini diberikan oleh peneliti dari Insitut Teknologi Bandung (ITB) dan peneliti Tim Institut Pertanian Bogor (IPB) saat diskusi digelar.

"Tindaklanjutnya nanti kita bikin percontohan di tiap kecamatan, desa, dan di dinas untuk dilanjutkan, yang penting prakteknya kan? Teorinya ternyata mudah. Ya itu pakai maggot pakai lalat BSF, pakai cacing tadi para Profesor sudah 20 tahun meneliti," jelas Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan usai Focus Group Discussion 7 solusi selektif peningkatan kinerja percepatan pembangunan sekaligus rapat pimpinan evaluasi anggaran, di ruang rapat KH.R Ma'mun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi Komplek Pemkab Cikarang Pusat pada Rabu, (03/05/2023).

Dani menjelaskan, nantinya akan ada tim khusus yang akan menangani sampah organik di kecamatan dan desa sehingga sampah organik tidak perlu diangkut ke TPA Burangkeng. Bahkan, Pemkab juga sudah memiliki Bank Sampah yang baru diguakan untuk sampah anorganik.

"Yang banyak dan bikin bau itu organik sampah dapur, pasar, sekarang kita akan fokus kesitu. Kuncinya sedapat mungkin tidak diangkut, jadi sedapat mungkin diselesaikan di tempat, bisa di rumah, bisa di lingkungan RT/RW maksimal di tingkat desa," jelasnya.

Namun, Dani juga mengharapkan solusi penanggulangan sampah ini perlu peran serta kesadaran masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Biasanya susahnya itu merubah perilaku masyarakatnya, makanya kita bertahap satu desa satu contoh, jadi satu RT, RW, biasanya kalau sudah melihat masyarakat mau," katanya.

Selama beberapa minggu FGD yang membahas solusi spesifik percepatan kinerja pembangunan sudah mencapai piloting (contoh perencanan) program.

"Sudah, paling tidak disisi piloting, ini kita target Agustus dari setiap tujuh solusi spesifik ini sudah ada," terangnya.

Reporter : Fajar CQA

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Percepat Pembangunan Wilayah Utara, Dani Ramdan Ajukan Sertifikasi Lahan Hutan Muaragembong
PEMERINTAHAN   Jun 19, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Buka Bimtek Keprotokolan, Plh Bupati Bekasi : Protokol Cermin dan Wibawa Pemerintah Daerah
PEMERINTAHAN   Jun 19, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plh Bupati Bekasi Dampingi Menaker Tinjau Pelaksanaan Tes IVA di PT Indofood CBP
PEMERINTAHAN   Jun 19, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plh Bupati Minta DPPKB dan Dinkes Kontrol Program Babe/Nyak Asuh Anak Stunting
PEMERINTAHAN   Jun 19, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tunaikan Ibadah Haji, Dani Ramdan Doakan Kabupaten Bekasi Saat Wukuf di Arafah
PEMERINTAHAN   Jun 18, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik