Jumat, 09 Januari 2026

Panen Raya Jagung di Kabupaten Bekasi Dorong Percepatan Swasembada Pangan Nasional

PEMERINTAHAN   Jan 8, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 257 Kali


id12665_Compress_20260108_154359_9270.jpg
Panen Raya Jagung Serentak kuartal IV Tahun 2025 yang dilaksanakan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/1/2026). Foto : Endar Raziq/Newsroom

CIKARANG PUSAT — Kabupaten Bekasi menjadi lokasi pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak kuartal IV Tahun 2025 yang dilaksanakan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/1/2026). 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, dukungan lintas sektor membuat target swasembada pangan yang semula ditetapkan empat tahun dapat dicapai dalam waktu sekitar satu tahun.

“Peningkatan produksi jagung berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani, mengurangi kemiskinan, dan pengangguran,” ujarnya.

Menurut Mentan, kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga negara menjadi kunci keberhasilan pencapaian swasembada pangan nasional, termasuk di daerah yang dikenal sebagai kawasan industri seperti Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto mengapresiasi capaian produksi jagung nasional tahun 2025 yang mencapai 16,11 juta ton dengan tingkat konsumsi sebesar 15,60 juta ton.

“Dengan produksi tersebut, Indonesia mengalami surplus hampir setengah juta ton. Sekitar 20 persen atau 3,5 juta ton di antaranya berasal dari kontribusi Kepolisian Republik Indonesia,” kata Titiek.

Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan, serta diperluas ke komoditas strategis lainnya seperti kedelai, gula, garam, dan bawang putih.

Panen raya jagung serentak ini merupakan bagian dari rangkaian panen nasional di lahan seluas 47.830 hektare dengan estimasi produksi mencapai 743.522 ton jagung di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Plt Bupati Bekasi Dr. Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa Kabupaten Bekasi tetap berkontribusi dalam panen raya jagung nasional meskipun dikenal sebagai kawasan industri.

“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Bekasi melaksanakan panen raya jagung di lahan seluas 25 hektare dengan hasil sekitar 150 ton. Produktivitasnya mencapai 6 hingga 10 ton per hektare,” ujar Asep.

Asep Surya Atmaja menambahkan, lahan jagung di Kampung Tembong Gunung akan dikembangkan menjadi 50 hektare sebagai upaya berkelanjutan mendukung ketahanan pangan daerah.

Reporter : Arif Tiarno

Editor       : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Siapkan Armada Pengangkut Bersihkan Sampah di Crossing Tol KM 19
PEMERINTAHAN   Jan 9, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Realisasi Pajak Capai 101 Persen, Pemkab Beri Apresiasi 7 Perusahaan PBJT Tenaga Listrik
PEMERINTAHAN   Jan 9, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Resmikan RS Cenka Type C, Plt Bupati Bekasi Minta Pasien Tanpa BPJS Tetap Dilayani
PEMERINTAHAN   Jan 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Komitmen Tingkatkan Good Governance, Pemkab Bekasi Tetapkan Hasil Indeks Pelayanan Publik 2025
PEMERINTAHAN   Jan 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Panen Raya Jagung di Kabupaten Bekasi Dorong Percepatan Swasembada Pangan Nasional
PEMERINTAHAN   Jan 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik