Rabu, 04 Maret 2026

Melalui Festival Wayang Golek, Disbudpora Dorong Lahirnya Dalang Muda

BUDAYA   Dec 19, 2025  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 354 Kali


id12628_Compress_20251219_191340_0122.jpg
Wayang Golek : Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi menggelar Festival Dalang Wayang Golek Purwa Kabupaten Bekasi Tahun 2025 yang berlangsung di Museum Gedung Juang Tambun Selatan, Jumat (19/12/2025). foto : Andre M. Jafar

TAMBUN SELATAN - Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi menggelar Festival Dalang Wayang Golek Purwa Kabupaten Bekasi Tahun 2025 yang berlangsung di Museum Gedung Juang Tambun Selatan, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan seni budaya tradisional sekaligus mendorong regenerasi dalang di tengah perkembangan zaman.

Festival ini menghadirkan para dalang senior hingga generasi muda dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi. Mereka tampil membawakan lakon-lakon wayang golek purwa yang sarat nilai filosofi, edukasi, dan kearifan lokal. Selain menjadi ajang pertunjukan seni, festival ini juga menjadi ruang bertemunya pelaku budaya untuk saling belajar, berkreasi, dan memperkuat jejaring kesenian.

Sekretaris Dinas Budpora Kabupaten Bekasi, Tina Karini Suciati Santoso, menyampaikan bahwa Festival Dalang Wayang Golek Purwa diselenggarakan sebagai ruang ekspresi bagi para seniman lintas generasi. Menurutnya, keberlangsungan seni wayang golek sangat bergantung pada dukungan nyata terhadap para dalang, khususnya generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi para dalang, baik senior maupun generasi muda, untuk berekspresi, berkreasi, dan saling belajar. Kami berharap dari panggung festival ini akan lahir dalang-dalang muda Kabupaten Bekasi yang mampu membawa seni wayang golek tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelestarian seni budaya daerah bukan hanya soal menjaga warisan masa lalu, tetapi juga bagaimana menjadikannya adaptif dengan dinamika masyarakat saat ini tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tina Karini juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan festival. Mulai dari panitia pelaksana, Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI), para seniman, komunitas budaya, hingga seluruh elemen masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, PEPADI, para seniman, komunitas budaya, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini. Terima kasih pula kepada masyarakat Kabupaten Bekasi yang terus mendukung pelestarian seni dan budaya daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Tina Karini berharap Festival Dalang Wayang Golek Purwa Kabupaten Bekasi Tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan meriah, serta memberikan manfaat yang luas. Tidak hanya bagi para pelaku seni, tetapi juga bagi masyarakat sebagai sarana edukasi budaya dan penguatan identitas lokal.

“Semoga festival ini memberikan manfaat tidak hanya bagi pelaku seni, tetapi juga bagi masyarakat luas. Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk memperkuat jati diri daerah melalui seni dan budaya,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, seniman, budayawan, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan daerah. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Disbudpora Kabupaten Bekasi optimistis kebudayaan lokal akan terus tumbuh dan berkembang.

“Melalui semangat kolaborasi antara pemerintah, seniman, budayawan, dan masyarakat, kami optimistis kebudayaan daerah akan terus tumbuh dan berkembang untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Festival Dalang Wayang Golek Purwa ini diharapkan menjadi agenda budaya berkelanjutan yang tidak hanya memperkaya khazanah seni daerah, tetapi juga menjadi daya tarik budaya serta media edukasi bagi generasi muda Kabupaten Bekasi.

Ketua Pepadi Kabupaten Bekasi Ki Dalang H. Minda Suhendra menambahkan, menyampaikan bahwa sinergi dengan Disbudpora Bekasi telah terjalin dengan baik dan berjalan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, sinkronisasi dan kerja sama ini sudah beberapa kali dilakukan dan berjalan dengan lancar, termasuk dari proses pengiriman hingga pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Prestasi membanggakan juga datang dari dalang cilik asal Kabupaten Bekasi, Alip, yang berhasil meraih juara dua Festival Dalang Anak tingkat nasional.

"Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Kabupaten Bekasi memiliki potensi besar dalam melahirkan dalang-dalang muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional," tutupnya.

Reporter : Andre M Jafar

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Reifaldi Aldiansyah Hidayat, Dalang Muda Serang Baru, Merawat Wayang di Tengah Arus Zaman
BUDAYA   Jan 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sinergi Pemerintah dan Pelaku Seni, Upaya Lestarikan Budaya Kabupaten Bekasi
BUDAYA   Jan 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Festival Wayang Golek Purwa, Menjaga Warisan Budaya Adiluhung di Tanah Bekasi
BUDAYA   Dec 20, 2025   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Melalui Festival Wayang Golek, Disbudpora Dorong Lahirnya Dalang Muda
BUDAYA   Dec 19, 2025   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Wabup Bekasi: Chichibu Matsuri Hidupkan UMKM dan Perkuat Harmoni Budaya
BUDAYA   Dec 13, 2025   Posted by: Newsroom Diskominfosantik