Sabtu, 23 Mei 2026

Keren! Begini Cara PMI Kabupaten Bekasi Atur Strategi Pemetaan Bantuan Bencana

PEMERINTAHAN   Mar 9, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.362 Kali


id6817_Compress_20230309_185221_1673.jpg
Kepala Markas PMI Kabupaten Bekasi, Meyliany (kanan) menunjukkan sistem pemetaan bantuan bencana di Kantor PMI Kabupaten Bekasi, Kamis (09/03/23).

CIBITUNG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi menggunakan peta Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk mendapatkan data dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bekasi.

“Sejak ditetapkannya Kabupaten Bekasi dalam status tanggap darurat bencana hidrometeorologi, kita melakukan manajerial bantuan menggunakan alat bantu untuk melakukan pemetaan dan membaca kondisi dari titik-titik bencana yang akan dijangkau,” ucap Kepala Markas PMI Kabupaten Bekasi, Meyliany, Kamis (09/03/23).

Meyliany menjelaskan, sejauh ini penggunaan peta Daerah Aliran Sungai cukup efektif dalam membantu PMI Kabupaten Bekasi untuk mengatur strategi pengiriman bantuan sekaligus membaca potensi lainnya apabila diperlukan dalam membantu evakuasi.

“Iya karena kita ada personel yang harus mengirimkan bantuan yang sudah berhasil diassesment dan ada juga personel yang diperbantukan untuk melakukan tindakan evakuasi. Kita juga harus paham medannya seperti apa sehingga penanganan terhadap banjir yang kita lakukan berjalan efektif,” katanya.

Dirinya juga menyampaikan, setiap kegiatan PMI Kabupaten Bekasi dalam mendistribusikan bantuan dan memberikan pertolongan kepada masyarakat, peta daerah aliran sungai tersebut juga bermanfaat sebagai bahan laporan dan evaluasi terhadap tindakan yang telah dilakukan.

“Setiap hari kita juga melakukan updating data secara aktual terhadap titik-titik banjir mana saja yang sudah dilakukan pendistribusian dan pengajuan assesment terhadap situasi yang dialami oleh masyarakat. Misalnya, bencana banjir, puting beliung, hingga kebakaran rumah warga. Di situ kita melakukan updating data,” ujarnya.

Updating data sendiri, kata Meyliany, dilakukan dengan menandai titik pendistribusian, berikut dengan dokumentasi eviden, jumlah dan jenis bantuan logistik dan peralatan lainnya yang diberikan kepada masyarakat.

Reporter : Nur Rachman Akbar

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Harkitnas 118, Sekda Endin Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas di Tengah Transformasi Digital
PEMERINTAHAN   May 20, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Dukung Hunian Layak bagi ASN dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
PEMERINTAHAN   May 19, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Jemput Bola ke Sekolah dan Desa, Disdukcapil Jalankan 3 Program Unggulan 2026
PEMERINTAHAN   May 19, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hati-Hati Modus Penipuan Haji dan Umrah, Kemenhaj Kabupaten Bekasi Minta Masyarakat Selektif Terima Informasi
PEMERINTAHAN   May 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sekda Endin Samsudin Lepas 542 Jemaah Haji Kloter Terakhir Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   May 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik