Senin, 19 Oktober 2026

Jelang Nataru, UPTD Pasar Induk Cibitung Cek Ketersediaan Cabai dan Bawang

EKONOMI   Dec 22, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 3.278 Kali


id6393_Compress_20221222_174725_5079.jpg
Petugas UPTD Pasar Induk Cibitung melaksanakan monitoring ketersediaan Cabai dan Bawang jelang Natal dan Tahun Baru.

"Iya untuk cabai setelah mengecek secara langsung ketersediaannya masih aman. Untuk stok Cabai Rawit Merah sebanyak 660 ton, Cabai Merah Kriting 690 ton, Cabai Merah Besar 230 ton, Cabai Rawit Hijau 345 ton," kata Abdul Rahman, Kamis (22/12/22).

CIBITUNG - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Induk Cibitung melakukan pengecekan terhadap barang-barang kebutuhan pokok menjelang Natal dan tahun baru, dengan turun langsung meninjau ke lapak-lapak pedagang setempat.

Staff Enumerator UPTD Pasar Cibitung, Abdul Rahman mengatakan, melalui data stok ketersediaan cabai dan bawang Bulan Desember 2022, pertanggal 21 - 31 Desember 2022, untuk stok ketersediaan kebutuhan pokok khususnya cabai dan bawang di Pasar Induk Cibitung menjelang natal hingga akhir tahun bisa dipastikan aman.

"Iya untuk cabai setelah mengecek secara langsung ketersediaannya masih aman. Untuk stok Cabai Rawit Merah sebanyak 660 ton, Cabai Merah Kriting 690 ton, Cabai Merah Besar 230 ton, Cabai Rawit Hijau 345 ton," ucap Abdul Rahman, Kamis (22/12/22).

Tidak hanya ketersediaan cabai, stok Bawang Merah di Pasar Induk Cibitung juga melimpah sehingga dari data yang ada tersebut dipastikan dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan dari konsumen baik dari dalam maupun luar Jabodetabek.

"Stok Bawang Merah kita melimpah, ada sebanyak 2.376 ton sedangkan Bawang Putih kita memiliki stok 115 ton," katanya.

Selain mendata stok ketersediaan Cabai dan Bawang, pihaknya juga melakukan pendataan kebutuhan lainnya, yang menjelang akhir tahun seperti ini permintaannya melonjak drastis.

"Iya ada juga komoditas lainnya seperti Jagung yang akhir tahun banyak diburu oleh masyarakat, kita memiliki stok sebanyak 2.640 ton, Tomat 990 ton, dan Kentang sebanyak 880 ton," tutupnya.

Reporter : Nur Rachman Akbar

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Bangun Ekosistem Halal, Pemkab Bekasi Bidik Produk UMKM Bersertifikat
EKONOMI   Oct 14, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Buka Peluang Usaha, Dinkop dan UKM Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Olahan Makanan Bayi
EKONOMI   Oct 8, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Intervensi Pasokan Komoditas Pangan
EKONOMI   Sep 28, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Lindungi Konsumen, Disdag Tera Ulang 474 Timbangan di Pasar Induk Cibitung
EKONOMI   Sep 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Cegah Gejolak Harga, Disdag Siapkan Alarm Digital Inflasi
EKONOMI   Sep 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik