Jumat, 09 Desember 2022

Ikatan Alumni PMII Dukung Mama Cibogo Sebagai Pahlawan Nasional

PEMERINTAHAN   Sep 30, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 512 Kali


id5814_Compress_20220930_092849_9469.jpg
Muhammad Burhani

SUKATANI - Ketua Pengurus Cabang Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bekasi, Muhammad Burhani, mendukung Pemkab Bekasi dalam pengajuan KH. R. Ma'mun Nawawi (Mama Cibogo) Cibarusah sebagai Pahlawan Nasional dan nama jalan Cikarang-Cibarusah. 

Dia mengemukakan, hal tersebut sudah sangat selayaknya diberikan kepada Mama Cibogo yang jasa dan perjuangannya sangat besar untuk bangsa dan masyarakat Bekasi.

Menurutnya, KH Ma'mun Nawawi telah berjuang mencerdaskan masyarakat melalui pesantrennya, maupun perannya bersama Laskar Hizbullah dalam melawan penjajah.

"Saya sangat sepakat sekali, ketika nama Mama Cibogo diabadikan dan dijadikan nama jalan, itu sudah sepatutnya dan selayaknya menjadi kewajiban Pemkab Bekasi. Bagaimana pemerintah daerah bisa menghargai jasa-jasa beliau dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik ini," terang pria yang juga sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bekasi, di kediamannya, Sukatani, pada Jum'at, (30/09/2022).

Menurut Burhani pemberian gelar tersebut, menjadi edukasi bagi generasi muda dan masyarakat Kabupaten Bekasi, agar tidak melupakan jasa KH Mamun Nawawi melalui kegigihan perjuangannya.

"Ya dengan begitu, masyarakat Kabupaten Bekasi bisa mengingat dan mengenal kembali siapa sebenanya sosok Mama Cibogo, sampai Pemkab serius namanya diangkat ke permukaan untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional, dan dijadikan nama jalan," lanjutnya.

Burhani yang memimpin organisasi alumni dari anak organisasi Nahdlatul Ulama tersebut mengaku bangga ada sosok ulama dan santri yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.

Dirinya juga mendorong agar Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) yang dibentuk Pemkab Bekasi dapat terus bekerja meneliti jejak sejarah ulama dan tokoh Bekasi yang berjasa untuk negara. 

"Ya, seperti contohnya masih ada pejuang lainnya, di antaranya, KH. Muhammad Djahari Mintar Ceger, KH. Fudholi di Cikarang, perlu juga diteliti karena punya perjuangan yang sama," jelasnya.

Penghormatan kepada para ulama dan santri ini, menurut Burhani, bisa dilakukan oleh Pemkab Bekasi dengan memberikan dukungan atau bantuan dalam bentuk apapun kepada ahli waris sebagai tanda ucapan kebanggaan dan penghargaan.

"Harapannya adalah Pemkab Bekasi agar bisa memberikan support dan bantuan apapun bentuknya kepada ahli waris beliau-beliau para ulama pejuang semua," tandasnya.

Reporter : Fajar CQA

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Resmi Jadi Pemilik Tunggal PDAM Tirta Bhagasasi
PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dani Ramdan Sambut Baik Hadirnya Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bangga! Kecamatan Cibitung Bawa Kabupaten Bekasi Raih Juara 1 Lomba Posyandu Tingkat Jawa Barat
PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Cegah Tindak Pidana Korupsi, Pemkab Bekasi Optimalkan Penerapan Satuan Pengawasan Internal
PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tingkatkan Sinergitas, Pemkab Bekasi Gelar Silaturahmi Ulama dan Umaro
PEMERINTAHAN   Dec 7, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik