Kamis, 18 Juli 2024

Edukasi Cegah Stunting, Camat Serang Baru Apresiasi Program Kampus Bakti dari Universitas Paramadina

PEMERINTAHAN   Jun 15, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 418 Kali


id9877_Compress_20240615_205204_4269.jpg
Acara "Akselerasi Pencegahan Stunting Melalui Program Edukasi Gizi Seimbang" yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Serang Baru, di Gedung Serba Guna Serang Baru, Sabtu (15/06/2024).

SERANG BARU - Camat Serang Baru, Deni Mulyadi mengapresiasi peran serta civitas akademika dalam mendukung program pemerintah dalam mempercepat penurunan stunting khususnya di Kabupaten Bekasi. 

Hal itu disampaikan Deni Mulyadi di acara "Akselerasi Pencegahan Stunting Melalui Program Edukasi Gizi Seimbang" yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Serang Baru, di Gedung Serba Guna Serang Baru, pada Sabtu (15/06/2024).

Deni menyampaikan, program Kampus Bakti dari Universitas Paramadina tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para ibu untuk memperhatikan asupan kebutuhan gizi buah hatinya serta menerapkan pola makan sehat di rumah. 

"Kami mengundang perwakilan warga yang memiliki balita dari 8 desa, mereka mengikuti pemaparan materi terkait sosialisasi pencegahan stunting, juga ada pemberian makanan tambahan. Kami ucapkan terimakasih kepada Universitas Paramadina untuk pelaksanaan programnya di wilayah kami," ungkapnya. 

Menurutnya, pencegahan stunting menjadi salah satu prioritas utama pemerintah saat ini karena berkaitan erat dengan momentum generasi emas 2045 mendatang. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk sama-sama berkontribusi dalam upaya menurunkan angka prevalensi stunting.

"Tentu permasalahan stunting ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun bagaimana kita dapat berkolaborasi baik dengan akademisi juga pihak swasta lainnya untuk menangani stunting," jelasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Hardiansyah salah seorang dosen kemitraan Universitas Paramadina menambahkan, program kampus bakti ini merupakan kegiatan terakhir penutup projek kemitraan mahasiswa Universitas Paramadina di masyarakat. 

"Jadi kami menurunkan langsung mahasiswa sebagai pendamping dan penggerak, sehingga materi yang selama ini telah mereka pelajari di kelas. Mengenai pentahelix, stakeholder analisis, bisa mereka praktekan langsung di lapangan," terangnya. 

Kegiatan yang diakhiri dengan pemberian paket sembako dan makanan bergizi kepada ibu dan balita tersebut, turut dihadiri oleh unsur pentahelix yang ada di Kabupaten Bekasi. Mulai dari perwakilan Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi, DP3A, DPPKB, Baznas Kabupaten Bekasi, serta Puskesmas Sirnajaya. 

Reporter : Arif Tiarno

Editor     : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Tandatangani Pakta Integritas Tolak Judi Online
PEMERINTAHAN   Jul 17, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Dani Ramdan Sosialisasi Lomba Kampung Bersih di Sukatani dan Sukakarya
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Diskominfosantik Komitmen Cegah dan Lindungi Anak dari Bahaya Pornografi di Internet
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Apresiasi PT. Hyundai Latih Lulusan SMK Agar Siap Kerja
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ratusan RT/RW dari 8 Desa di Cikarang Timur Ikuti Sosialisasi Lomba Kampung Bersih
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik