Selasa, 23 Juni 2026

Pelantikan Pengurus DPD PPNI Kabupaten Bekasi

Dinkes Minta Perawat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

PEMERINTAHAN   Sep 24, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 2.179 Kali


id5760_Compress_20220924_133748_8776.jpg


CIKARANG UTARA - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi meminta kepada para tenaga perawat di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya, untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr. Kulman mengatakan, para perawat adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. 

"Ya, perawat adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat, mereka menangani pasien selama 24 jam," ujarnya, saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bekasi periode 2022-2027 di Hotel Java Palace Cikarang pada Sabtu (24/9/22). 

Kulman berharap, pengurus DPD PPNI Kabupaten Bekasi yang baru dilantik dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. 

"Ya PPNI juga harus bekerjasama dengan organisasi kesehatan seperti IDI, IBI, Apoteker untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," terangnya. 

Ketua DPD PPNI Kabupaten Bekasi, Lb Jaenabun mengatakan, pihaknya siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. 

"Kami siap mendukung program yang sudah dijalankan oleh pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat menjadi sehat, mengurangi kemiskinan serta mencegah stunting itu kami sudah berjalan," ungkapnya.

Selain itu, DPD PPNI juga memiliki beberapa divisi, yang salah satunya membuat program kedaruratan bencana. 

"Kita akan membentuk tim rescue tentang bencana, nanti setiap Dewan Pengurus Komisariat (DPK) kita siapkan tim itu, serta program asesor sehingga meningkatkan assessment kompetensi keperawatan," katanya. 

Lb Jaenabun menjelaskan, program selanjutnya adalah menyiapkan tempat pelatihan terpusat untuk semua kebutuhan pendidikan dan latihan (diklat). 

"Karena sekarang ini bukan hanya rumah sakit yang harus memiliki akreditasi, tetapi sekarang di Puskesmas juga diwajibkan untuk akreditasi, sehingga nanti kita bisa menjembatani dan memfasilitasi untuk pendidikan dan pelatihan ke arah sana," terangnya. 

Reporter : Andre M Jafar

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Kembalikan Kenyamanan Pejalan Kaki, Trotoar Pasar Cikarang Dibersihkan
PEMERINTAHAN   Jun 23, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi dengan Industri untuk Menjaga Lapangan Kerja dan Investasi
PEMERINTAHAN   Jun 23, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Menuju CSR Award 2026, Bappeda Kabupaten Bekasi Matangkan Penilaian Tata Kelola CSR
PEMERINTAHAN   Jun 20, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kabupaten Bekasi Raih Prestasi Terbaik I Tata Kelola CSR Tingkat Lanjutan se-Jawa Barat 2026
PEMERINTAHAN   Jun 20, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
1.500 Hektar Sawah Terancam Kekeringan, Pemkab Bekasi Siap Normalisasi Sungai dan Tertibkan Ratusan Bangli
PEMERINTAHAN   Jun 19, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik