Senin, 23 Mei 2022

Dinas Pertanian Gelar Rakor Pengendalian Penyakit Hewan Menular

PEMERINTAHAN   Mar 22, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.127 Kali


id4412_Compress_20220322_235047_7269.jpg


CIKARANG PUSAT - Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi menggelar rapat koordinasi pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan menular dan zoonosis tahun anggaran 2022 di Hotel Sakura Deltamas Sukamahi, Cikarang Pusat, Selasa,(22/03/22).

Rapat koordinasi dihadiri oleh para penyuluh pertanian dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, terutama di bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner. 

Adapun narasumber yang dihadirkan dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) wilayah V, meliputi Kabupaten Subang, Karawang dan Bekasi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Nani Suwarni mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan menular dan zoonosis dan memberikan manfaat yang besar dalam upaya pemenuhan pangan hasil ternak di Kabupaten Bekasi.

"Supaya hewan ternak di Kabupaten Bekasi layak untuk di konsumsi, maka pelayanan kesehatan hewan harus terus berkesinambungan," ujarnya.

Menurutnya, di wilayah Kabupaten Bekasi hingga saat ini, belum ada penyakit hewan menular seperti antraks dan rabies. Namun ia meminta masyarakat tetap waspada dan harus terus dipantau.

Sementara itu, Kabid Keswan dan Kesmavet pada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Drh. Dwian Wahyudhiharto mengatakan, langkah-langkah dari Dinas Pertanian untuk kesehatan hewan yakni dengan melakukan pengobatan ternak yang ada di wilayah kabupaten Bekasi.

"Melakukan vaksinasi, flu burung, untuk unggas, vaksinasi antraks untuk sapi, kerbau, domba dan kambing, dan juga vaksinasi rabies," terangnya.

Dwian juga mengatakan, untuk sosialisasikan ke masyarakat tentang penyakit hewan yang berbahaya, dilakukan dengan memasang spanduk yang bertuliskan tentang penyakit apa saja yang berbahaya bagi hewan ternak.

"Kami juga terus mensosialisasikan melalui para penyuluh untuk bisa di informasi ke masyarakat terkait penyakit hewan yang berbahaya, supaya masyarakat mengerti dan faham apa itu penyakit flu burung, rabies, antraks, dan juga bahaya - bahayanya," kata dia.

Reporter : Soni Suganda

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Dani Ramdan Resmi Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi
PEMERINTAHAN   May 23, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sekda Dedy Supriyadi Cek Kesiapan Lokasi Pelantikan Pj Bupati Bekasi
PEMERINTAHAN   May 22, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Badan Koordinasi Majlis Taklim Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Kerja Daerah
PEMERINTAHAN   May 22, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Diskominfosantik Siapkan Siaran Langsung Pelantikan Pj Bupati Bekasi
PEMERINTAHAN   May 22, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Masa Jabatan Berakhir, Akhmad Marjuki Ajak Masyarakat Dukung Program Penjabat Bupati Bekasi
PEMERINTAHAN   May 22, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik