Kamis, 09 Desember 2021

Dinas Koperasi UKM Teken MoU dengan Living Plaza Jababeka

EKONOMI   Jun 8, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.134 Kali


98IMG_20210608_175304.jpg


CIKARANG UTARA – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bekasi menandatangani MoU dengan PT Tiga Dua Delapan di Living Plaza Kota Jababeka Cikarang, pada Selasa (08/06). Kerjasama tersebut dalam rangka merealisasikan Perbup Bekasi Nomor 73 Tahun 2020 tentang pola kemitraan usaha mikro dengan usaha besar.

“Peraturan ini menjadi pijakan usaha kecil menengah masuk pasar modern seperti Mal,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna dalam sambutannya di kegiatan tersebut. 

Iyan mengungkapkan, pihaknya telah mendorong UMKM Kabupaten Bekasi agar naik kelas melalui kerjasama dengan usaha retail modern Indomart dan Alfamart dalam memasarkan produk makanan UKM Kabupaten Bekasi. 

“Untuk Indomart sebanyak 20 produk UKM, Alfamart 40 produk UKM. Kita juga telah membuka kerjasama dengan Hypermart Meikarta untuk penyediaan gerai makanan. Kedepan akan kita perluas lagi pemasarannya,” ungkapnya. 

Bahkan, Dinas Koperasi UKM menargetkan untuk memasukkan produk UKM ke kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi. “Target kita mau memasukan UKM ke kawasan industri Hyundai Motor,” tambahnya. 

Iyan menjelaskan, saat ini Kabupaten Bekasi telah memiliki Perda Pengembangan UMKM yang telah diperkuat dengan Peraturan Bupati. Bahkan saat ini dinas yang dipimpinnya masih menunggu beberapa lagi Perbup yang akan dikeluarkan untuk penguatan usaha kecil menengah. 

“Di Perda itu mewajibkan pengusaha besar yang ada di Kabupten Bekasi agar bermitra dengan pengusaha mikro,” katanya. 

Tentunya, lanjut Iyan, kerjasama yang dibangun akan saling menguntungkan karena ada aturan yang jelas dari Dinas Koperasi UKM. Sementara, pengusaha besar wajib menyediakan space atau tempat bagi UKM berjualan. 

Agar program tersebut berjalan dengan baik, Dinas Koperasi UKM juga akan melakukan evaluasi setiap bulannya. 

“Jangan sampai ke depan trend turun. Jadi dengan evaluasi kita akan mengetahui naik turunnya penjualan, sehingga ada solusi ke depan seperti apa,” katanya.

Reporter : Fuad Fauzi

Editor.      : Tata Jaelani

Berita Lainnya

Forum UMKM Cibarusah Capai Omset Rp 10 Juta pada Gelaran UMKM EXPO
EKONOMI   Dec 7, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Desa Kertarahayu akan Kembangkan Wisata Kebun Salak
EKONOMI   Dec 7, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
UMKM Bojongmangu Mengubah Tanaman Bambu Menjadi Karya Seni Bernilai Ekonomi
EKONOMI   Dec 7, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
CCEP Indonesia Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Lidah Buaya untuk Warga Sekitar Pabrik
EKONOMI   Dec 1, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
UMK Kabupaten Bekasi 2022 Diusulkan Naik 5,5 Persen
EKONOMI   Nov 25, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik