Rabu, 24 April 2024

Bocah Kolaan Nyaba PMI, Jadi Wadah Edukatif Perkenalkan Pola Hidup Sehat dan Jenis Bencana

PEMERINTAHAN   Mar 1, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 302 Kali


id9232_WhatsApp Image 2024-03-01 at 16.20.38.jpeg
PELAJARAN : Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi kembali melanjutkan program Bocah Kolaan Nyaba PMI, dengan mendatangi sekolah-sekolah PAUD hingga Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Bekasi dalam rangka memberikan edukasi dini tentang kepalangmerahan. foto Arif Tiarno

CIBITUNG - Ada yang berbeda dengan kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi tahun ini, dimana sebelumnya relawan-relawan PMI Kabupaten Bekasi yang mendatangi sekolah-sekolah PAUD hingga Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Bekasi. Kini justru murid-murid dan para guru yang justru berkunjung ke Markas PMI Kabupaten Bekasi, untuk belajar bersama tentang edukasi dini kepalangmerahan.

Kepala Markas PMI Kabupaten Bekasi, Meyliany menjelaskan jika acara tersebut merupakan kegiatan Bocah Kolaan Nyaba PMI. Kegiatan ini adalah wadah bagi para siswa dan siswi untuk dapat lebih mengenal aspek dasar kepalangmerahan. Seperti sosialisasi dan praktik pola hidup sehat dengan gerakan cuci tangan pakai sabun.

"Jadi selain kegiatan PMI Nyaba Bocah Kolaan, kali ini adalah Bocah Kolaan Nyaba PMI. Melalui kegiatan ini kami memberikan edukasi dan sosialisasi pengenalan tentang profesi PMI, pengenalan dan praktik Pertolongan Pertama Dasar untuk siswa yang berkunjung ke Markas PMI," ujar Meyliany pada Kamis (29/02/2024).

Tak hanya mengedukasi tentang kepalangmerahan, PMI Kabupaten Bekasi juga memberikan pemahaman sejak dini kepada para siswa dan siswi tentang macam-macam bencana serta tata cara melindungi diri saat gempa.

"Jadi anak-anak juga perlu mengerti bahwa bencana itu sifatnya berbahaya dan perlu dihindari, contohnya kami melakukan simulasi gempa bumi dimana kami mengajarkan tentang melindungi diri ketika terjadi gempa," jelasnya.

Tak hanya itu, PMI Kabupaten Bekasi juga memberikan sosialisasi tentang pengenalan golongan darah serta memberikan layanan cek golongan darah secara gratis untuk siswa-siswi dan guru pengajar.

"Hari ini ada sebanyak 25 anak-anak dan empat orang guru pengajar dari TK Islam Alamanda, Kecamatan Cikarang Utara. Jadi tujuannya adalah agar anak-anak bisa belajar sejak dini tentang kepalangmerahan dengan suasana yang jauh menyenangkan seperti ini," ujarnya.

Reporter : Arif Tiarno

Editor : Fuad Fauzi

Berita Lainnya

Cegah DBD Kepala Puskesmas Sukadami Ajak Masyarakat Budayakan PHBS
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sukseskan MTQ ke-38 Jawa Barat, Pemkab Bekasi Gerakkan Perangkat Daerah dan Unsur Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dani Ramdan Minta Perumda Tirta Bhagasasi Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Program Penari, Puskesmas Sukaindah Targetkan 100 Persen Imunisasi Balita
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pawai Ta'aruf MTQ ke-38 Jawa Barat Bakal Digelar di Central Park Meikarta
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik