Rabu, 24 April 2024

Bawaslu Kabupaten Bekasi Gelar Publikasi Indeks Kerawanan Pemilu 2024

PEMERINTAHAN   Feb 16, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 968 Kali


id6669_Compress_20230217_063548_8661.jpg
Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Syaiful Bachri

CIKARANG UTARA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi menggelar publikasi hasil pengawasan penetapan jumlah kursi dan daerah pemilihan Kabupaten Bekasi dan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pada Pemilu Serentak 2024, di Sekretariat Bawaslu, Komplek Stadion Mini Cikarang Utara, pada Kamis (16/02/2023).

Terkait Indeks Kerawanan Pemilu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Syaiful Bachri menyampaikan, IKP merupakan segala hal yang berpotensi mengganggu, menghambat dan mencederai proses Pemilu. 

Syaiful menyebutkan, ada tiga tujuan dari hasil IKP, yaitu memetakan potensi kerawanan seluruh kecamatan, melakukan proyeksi dan deteksi dini pelanggaran, dan basis program pencegahan Bawaslu Kabupaten Bekasi.

"Jadi Bawaslu RI menyusun IKP dengan konstruksi yang terdiri dari 4 dimensi, 12 sub dimensi, dan 61 indikator, dalam menyusun indeks-nya dikonstruksi dari 61 indikator yang ada dan terjadi sebelumnya," terang Syaiful.

Menurutnya, ada tiga kerawanan yang perlu menjadi perhatian di Kabupaten Bekasi, di antaranya konteks sosial-politik, seperti keamanan, otoritas penyelenggara pemilu dan penyelenggara negara.

"Ada konteks, kontestasi, seperti iklan kampanye di luar jadwal, kampanye dengan muatan SARA dan politik uang. Dan konteks penyelenggaraan Pemilu, seperti hak memilih, pelaksanaan pemungutan suara, dan ajudikasi keberatan," jelasnya.

Selain itu, kata dia, Bawaslu juga menyoroti isu strategis yang menjadi hal utama untuk semua penyelenggara pemilu dan lintas sektoral.

"Empat isu itu yakni netralitas penyelenggara pemilu, potensi polarisasi masyarakat, mitigasi dampak media sosial, dan pemenuhan hak memilih dan dipilih," ungkapnya.

Karenanya Bawaslu Kabupaten Bekasi, lanjut Syaiful, meminta berbagai elemen, termasuk media massa untuk turut serta memberikan edukasi bagi masyarakat, khususnya mengenai isu polarisasi media sosial.

Reporter : Fajar CQA

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Cegah DBD Kepala Puskesmas Sukadami Ajak Masyarakat Budayakan PHBS
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sukseskan MTQ ke-38 Jawa Barat, Pemkab Bekasi Gerakkan Perangkat Daerah dan Unsur Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dani Ramdan Minta Perumda Tirta Bhagasasi Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Program Penari, Puskesmas Sukaindah Targetkan 100 Persen Imunisasi Balita
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pawai Ta'aruf MTQ ke-38 Jawa Barat Bakal Digelar di Central Park Meikarta
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik