Rabu, 01 Desember 2021

Tim Home River Bioblitz Temukan 23 Jenis Burung di Hutan Mangrove Muaragembong

PENDIDIKAN   Sep 26, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 941 Kali


41IMG_20210926_234537.jpg


MUARAGEMBONG - Sejumlah komunitas pecinta lingkungan di Kabupaten Bekasi mengikuti kegiatan konservasi flora dan fauna di wilayah Kecamatan Muaragembong, pada Minggu (26/09/2021). 

Kegiatan yang melibatkan generasi muda di wilayah Muaragembong ini digelar dalam rangka The Home River Bioblitz tahun 2021 yang juga bertepatan dengan Hari Sungai Sedunia.

Dalam kegiatan konservasi flora dan fauna di hutan mangrove Muaragembong, para pegiat lingkungan menemukan beberapa jenis flora dan fauna yang harus dijaga kelestariannya agar tidak punah.

Panitia The Home River Bioblitz Novita Anggraeni mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan anak-anak muda dalam kegiatan tersebut, untuk lebih meningkatkan rasa cinta mereka kepada lingkungan di sekitarnya.

"Antusiasme generasi muda dalam mengikuti kegiatan ini sangat baik. Kami berharap mereka bisa lebih semangat dalam mengeksplor wilayah lokalnya, agar lebih mengenal dan akhirnya memiliki penalaran baru sehingga mereka bisa lebih menyayangi lingkungan di sekitar rumah, lingkungan lokal dan lingkungan di wilayahnya,”kata Novita.

Dalam rangkaian kegiatan konservasi di hutan mangrove, pihaknya dibantu oleh komunitas Jakarta Bird Watcher Society yang berhasil mengidentifikasi 23 jenis burung yang dapat dilihat secara visual maupun dari suaranya.

"Ternyata Muaragembong itu punya banyak sekali hal yang menarik. Tadi kita sudah lihat, dalam waktu beberapa menit saja eksplor di hutan mangrove ini, terdapat 23 jenis burung, artinya potensi dari fauna ini menjadi daya tarik," tambahnya.

Sekertaris Desa (Sekdes) Pantai Bahagia Kecamatan Muaragembong, Ahmad Qurtubi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat mengedukasi para peserta. Menurutnya di sepanjang Sungai Citarum, banyak flora dan fauna yang harus bisa lebih terekspos dan dijaga kelestariannya.

"Masyarakat harus lebih bisa menjaga hutan mangrove, karena hutan ini juga sebagai rumah bagi hewan-hewan yang langka, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia," ujarnya.

Qurtubi menyebutkan, di hutan mangrove Muaragembong masih terdapat beberapa spesies binatang yang harus dijaga kelestariannya, diantaranya burung Bangau Bluwok (mycteria cinerea) dan Burung Elang Bondol (haliastur indus).

"Kita harus menjaga kelestariannya, agar rumah mereka tetap ada dan mereka ada disekitar kita," ucapnya.

Reporter : Ike Sopiah

Editor.    : Yus Ismail

 

 

 

 

 

 

 

Berita Lainnya

Siswa SDN Bojongmangu 03 Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Jawa Barat
PENDIDIKAN   Nov 29, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt. Bupati Ajak Anak Muda Berkontribusi Membangun Kabupaten Bekasi
PENDIDIKAN   Nov 27, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hari Guru Nasional, Camat Sukatani Kunjungi Para Guru di SDN 01 Sukamanah
PENDIDIKAN   Nov 25, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Camat Bojongmangu Beri Surprise Tumpeng untuk PGRI
PENDIDIKAN   Nov 25, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Apresiasi Jasa Guru, Disdik Lepas Purna Bhakti Tenaga Pendidik
PENDIDIKAN   Nov 23, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik