Jumat, 20 Mei 2022

Sekda Dedy Supriyadi : Hak-hak Anak di Kabupaten Bekasi Harus Terlindungi dengan Baik

PEMERINTAHAN   Mar 2, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 210 Kali


id4289_Compress_20220302_151600_0182.jpg
RAPAT KOORDINASI: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedi Supriyadi resmi membuka kegiatan Rakor Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Bekasi dalam rangka persiapan pelaksanaan evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2022, di Hotel Ayola, Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan , Rabu (02/03/2022). Foto: WULAN MAULIDDA/NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK

CIKARANG SELATAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi mengatakan, jumlah anak-anak di Kabupaten Bekasi sebanyak 1.023.717 jiwa atau 33,8 persen dari total penduduk Kabupaten Bekasi yang berjumlah 3.022.787 jiwa.

Hal tersebut disampaikan Sekda Dedy Supriyadi saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2022 yang berlangsung di Hotel Ayola Jl. Sriwijaya Lippo Cikarang, pada Rabu (02/3/2022).

Dedy mengatakan, rakor Gugus Tugas KLA bertujuan agar dapat menciptakan keluarga yang sayang anak, sebagai pra syarat untuk memastikan bahwa anak tumbuh dan berkembang dengan baik, terlindungi haknya. 

"Saya ingin hak-hak anak di Kabupaten Bekasi bisa dipastikan terlindungi dengan baik," tegasnya.

Dedy mengungkapkan, program Kabupaten Layak Anak merupakan tugas berat yang harus didukung secara bersama-sama. 

Untuk itu, dirinya meminta kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi agar dapat melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Karena pemerintah tidak akan berhasil secara maksimal tanpa dukungan masyarakat dan dunia usaha.

"Mudah-mudahan dengan komitmen dan kerjasama yang baik, Kabupaten Bekasi di tahun berikutnya menjadi kabupaten layak anak tingkat madya," ucapnya.

Dedy menambahkan, anak merupakan generasi penerus masa depan bangsa, yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional. Sehingga kualitas anak perlu ditingkatkan dan mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh.

"Sumber daya manusia yang berkualitas tidak dapat lahir secara alamiah. Bila anak dibiarkan tumbuh dan berkembang tanpa perlindungan, maka mereka akan menjadi generasi yang lemah, tidak produktif dan kreatif," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Ani Gustini menyampaikan, upaya untuk meraih peringkat madya, salah satunya adalah harus ada dukungan dari semua pihak.

"Salah satu persyaratan untuk meningkatkan predikat dari Pratama menjadi Madya adalah kolaborasi antara dinas/instansi dan juga dari para pelaku usaha. Alhamdulillah semuanya telah mendukung, karena kunci keberhasilan itu adalah kolaborasi, kebersamaan dan saling support," kata Ani.

Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2022 turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Dra I Gusti Agung Kim Fajar Widiyanti Oka. 

Reporter : Soni Suganda

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Produksi Ikan Bandeng Capai 11 Ribu Ton Per Tahun
PEMERINTAHAN   May 20, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Usai Idul Fitri, Satpol PP Gencarkan Penertiban PMKS
PEMERINTAHAN   May 20, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ratusan Siswa SMA Digembleng Pengawasan Partisipatif
PEMERINTAHAN   May 19, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Akhmad Marjuki Lantik 163 Pejabat Fungsional Pemkab Bekasi
PEMERINTAHAN   May 19, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kampung KB Tunas Bangsa Kertarahayu Ikuti Penjurian Tahap II Tingkat Provinsi Jabar
PEMERINTAHAN   May 18, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik