Kamis, 05 Maret 2026

Pertama di Indonesia, Kemenparekraf Dukung Wisata Industri yang Digagas Pemkab Bekasi

PEMERINTAHAN   May 30, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 2.265 Kali


id7333_Compress_20230530_112218_8757.jpg
Koordinator Strategis dan Komunikasi Wisata Alam, Budaya dan Buatan Kemenparekraf Fernandi Ghufron (kanan) bersama Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan (kiri) saat menghadiri launching wisata industri di Graha Pariwisata, Komplek Stadion Wibawamukti Cikarang, Senin (29/05/2023). FOTO: Jaja Jaelani Newsroom Diskominfosantik.

CIKARANG TIMUR - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung penuh atas dilaunchingnya program wisata industri yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. 

Koordinator Strategis dan Komunikasi Wisata Alam, Budaya dan Buatan Kemenparekraf, Fernandi Ghufron mengatakan, wisata industri merupakan program yang pertama kali ada di Indonesia. 

"Kami mengapresiasi program yang sangat baik ini, karena ini adalah program pertama kali ada di Indonesia," katanya, usai menghadiri launching wisata industri di Graha Pariwisata, Senin (29/05/2023).

Fernandi menyebutkan, wisata industri merupakan ide yang sangat cemerlang, karena Kabupaten Bekasi merupakan daerah yang mempunyai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. 

"Ada ribuan perusahaan di sini, dan inisiatif yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi lebih khusus Dinas Pariwisata yang menginisiasi program yang sangat baik, serta memberi edukasi kepada pelajar sehingga wisata industri bisa maju dan berkembang," katanya. 

Kemenparekraf, lanjut Fernandi, mendukung penuh program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk mengembangkan wisata industri. 

"Ya, kami dari Kemenparekraf terus mendukung atas upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memajukan wisata industri," terangnya. 

Fernandi mengatakan, dalam mengembangkan program wisata industri, pemerintah daerah harus berkolaborasi dengan semua pihak terkait. Menurutnya, ada tiga hal agar konsep wisata industri dapat berjalan dengan baik. 

"Pertama ada inovasi, yang kedua adaptasi yang ketiga kolaborasi, kita tidak bisa sendirian bekerja, harus ada kolaborasi agar program yang dilakukan dicapai dengan baik," terangnya. 

Reporter : Andre M Jafar

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Dishub Kabupaten Bekasi Kerahkan Puluhan Personel Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
PEMERINTAHAN   Mar 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Peringati Nuzulul Qur’an, Plt Bupati Bekasi Ajak Warga Jaga Kerukunan di Tengah Keberagaman
PEMERINTAHAN   Mar 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Percepat Perbaikan Jalan Jelang Arus Mudik Lebaran
PEMERINTAHAN   Mar 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kolaborasi dengan Kemensos, Pemkab Bekasi Komitmen Perkuat DTSEN untuk Bantuan Tepat Sasaran
PEMERINTAHAN   Mar 4, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Program Disperkimtan 2026 : Fokus Bangun Rutilahu, Jaling, Drainase hingga PJU Lingkungan
PEMERINTAHAN   Mar 3, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik