TAMBUN SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bekasi mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan pihaknya telah meninjau langsung kondisi jalan di sejumlah titik dan menemukan beberapa kerusakan seperti lubang yang perlu segera diperbaiki. Pemerintah daerah pun langsung berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan dapat segera dilakukan.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Bina Marga agar jalan-jalan yang berlubang segera dirapikan. Mudah-mudahan secepatnya bisa ditangani,” ujar Asep kepada sejumlah awak media usai melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok dan penting di Pasar Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, pada Kamis (05/03/2026).
Ia menjelaskan perbaikan jalan menjadi prioritas pemerintah daerah menjelang Lebaran karena volume kendaraan dipastikan meningkat seiring mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah.
“Targetnya sebelum Lebaran semuanya sudah selesai. Bahkan kalau bisa besok sudah mulai dikerjakan,” katanya.
Menurut Asep, terdapat cukup banyak titik kerusakan jalan yang perlu diperbaiki. Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mengidentifikasi sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas penanganan agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Banyak titiknya, terutama yang berlubang. Semua yang ada kerusakan harus kita perbaiki agar masyarakat yang melintas bisa lebih aman,” jelasnya.
Ia menambahkan sebagian ruas jalan yang dilintasi masyarakat merupakan jalan nasional sehingga perbaikannya memerlukan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
“Ini juga ada jalan nasional. Kami sudah mengajukan kepada gubernur agar ada perbaikan sepanjang sekitar 33 kilometer sampai perbatasan wilayah,” ungkapnya.
Selain itu, Asep juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan infrastruktur jalan. Namun untuk penanganan cepat menjelang mudik Lebaran, pemerintah akan melakukan perbaikan sementara melalui penambalan di sejumlah titik.
“Anggaran untuk jalan sekitar Rp140 miliar. Tapi untuk sementara kita lakukan penambalan dulu di titik-titik yang rusak,” ujarnya.
Ia menyebutkan anggaran yang digunakan untuk penanganan sementara tersebut berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar karena sifatnya hanya perbaikan sementara guna memastikan jalan tetap layak dilalui.
“Untuk pergeseran anggaran sementara kita tambal-tambal dulu, sekitar Rp1 sampai Rp2 miliar karena sifatnya penanganan cepat,” katanya.
Asep berharap langkah percepatan perbaikan jalan ini dapat mendukung kelancaran arus mudik serta mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas selama periode libur Idul Fitri.
“Yang terpenting masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. Karena itu kita pastikan jalan-jalan yang rusak segera ditangani sebelum Lebaran,” tutupnya. (*)
Reporter : Tata Jaelani
Editor : Yus Ismail
Berita Lainnya
TERPOPULER BULAN INI
Pengunjung hari ini : 7
Pengunjung Bulan ini : 438012
Total Pengunjung : 4104514