Kamis, 06 Oktober 2022

Pemkab Bekasi Alokasikan Anggaran Rp 20 Miliar untuk Warga Terdampak Pengalihan Subsidi BBM

PEMERINTAHAN   Sep 20, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 257 Kali


id5697_Compress_20220920_201905_5810.jpg
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menggelar Rapim Evaluasi Anggaran di Nuanza Hotel, Cikarang Selatan, pada, Selasa, (20/09/2022).

CIKARANG SELATAN - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengalokasi anggaran perlindungan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak pengalihan subsidi BBM.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, anggaran tersebut diambil dari pergeseran 2 persen dana transfer umum yang terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) serta Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan total Rp 20 miliar. 

"Dari DAU dan DBH angkanya sekitar Rp 10 miliar lebih dan kita tambahkan Rp 10 miliar lagi dari BTT, sehingga total Rp 20 miliar," kata Dani Ramdan usai menggelar Rapim Evaluasi Anggaran di Nuanza Hotel Cikarang Selatan, pada, Selasa, (20/09/2022).

Dani Ramdan menyebutkan, bantuan sosial tersebut akan disalurkan untuk anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19. Kemudian untuk lansia terlantar dan untuk difabel berat yang tidak mampu bekerja. 

"Selain itu kita juga akan berikan bantuan untuk tenaga harian lepas (THL) atau tenaga honorer yang tidak terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan," terangnya. 

Dani menyebutkan, pemerintah daerah juga akan memberikan subsidi kepada kelompok UKM yang terdaftar di aplikasi Bekasi Berani Beli (BEBELI) milik Pemkab Bekasi. 

"Untuk KUKM ini bentuknya subsidi ongkos kirim untuk yang jualan online, jadi yang terdaftar di aplikasi Bebeli nanti kita akan gratiskan ongkos kirimnya supaya penjualannya meningkat," ujarnya. 

Tak hanya itu, Pemkab Bekasi juga akan meluncurkan program padat karya untuk membersihkan saluran air (drainase) di daerah yang rawan banjir. 

"Jadi nanti masyarakat yang bekerja mendapat Rp 100 ribu dalam sekali kerja," katanya. 

Distribusi bantuan tersebut ini, kata Dani, akan disalurkan secara transfer melalui rekening (cashless) dengan dua tahap pencairan, yaitu Bulan Oktober dan Desember tahun 2022.

"Jadi yang September-Oktober kita bayar di Oktober, yang November-Desember, di awal Desember," terangnya. 

Reporter : Soni Suganda

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

BPBD Perkuat Sinergi dengan FPRB dan Destana dalam Penanggulangan Bencana
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Camat Cibitung Optimistis Kabupaten Bekasi Hattrick Juara P2WKSS Tingkat Jawa Barat
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Laporan Kinerja Pj Bupati Bekasi ke Mendagri Dinilai Baik dan Memadai
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Siaga Bencana, Pemkab Bekasi Optimalkan Peran Destana dan FPRB
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Bekasi Imbau ASN Beli Produk dari Toko Daring Bebeli
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik