Selasa, 03 Maret 2026

Pemda Bekasi Sosialisasikan Sembilan Langkah Percepatan Ekonomi Daerah

EKONOMI   Nov 17, 2025  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 2.208 Kali


id12499_WhatsApp Image 2025-11-17 at 15.04.26.jpeg
PERTUMBUHAN EKONOMI : Pj Sekda Kabupaten Bekasi Ida Farida Hadiri Rapat Sosialisasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Kabupaten Bekasi yang dilaksanakan Di ruang Rapat KH Mamun Nawawi Gedung Bupati Bekasi,Senin (17/11/2025). Foto : Andre M Jafar/Newsroom Diskominfosantik Kabupaten Bekasi

CIKARANG PUSAT - Pemda Bekasi sosialisasikan sembilan langkah strategis Pemerintah Pusat untuk dongkrak percepatan pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten Bekasi yang langsung di hadiri oleh Sekjen Kemendagri yang dilaksanakan di ruang Rapat KH Mamun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (17/11/2025).

Dalam sambutanya Pj Sekda Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Dalam Negeri Nomor 00.4.6/3764/SJ tanggal 11 Juli 2025 mengenai percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, instruksi tersebut selaras dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN yang menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen.

"Untuk mencapai target tersebut, kontribusi daerah menjadi sangat penting dan strategis," katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kemendagri bersama Bappenas dan BPS telah menyusun 9 langkah kongkret percepatan pertumbuhan ekonomi, yaitu: Percepatan realisasi APBD, Percepatan realisasi PMA dan PMDN,Percepat realisasi proyek-proyek infrastruktur pemerintah, pengendalian harga bahan pokok, pencegahan ekspor impor ilegal, perluasan kesempatan kerja, peningkatan produktivitas pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan sesuai potensi lokal,Peningkatan output industri manufaktur berbasis potensi daerah,Kemudahan perijinan berusaha.

"Kesembilan langkah ini menuntut kolaborasi lintas sektor yang terencana,terukur dan dilaksanakan dengan disiplin tinggi," ujarnya.

Masih menurut Ida, sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat, setiap Kabupaten/Kota diminta membentuk Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang terdiri dari Ketua : Sekretaris Daerah, Wakil Ketua : Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Sekretaris : Kepala Bappeda, Anggota : Perangkat Daerah terdiri dari unsur Kejaksaan, kepolisian, TNI, Bank Indonesia, serta unsur lain sesuai kebutuhan.

"Tim ini nantinya bertugas melakukan pemantauan, pengawalan dan pelaporan atas pelaksanaan langkah-langkah percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bekasi," imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Daerah juga diwajibkan untuk melaksanakan 9 langkah kongkret secara konsisten, mengalokasikan belanja APBD yang cukup guna mendukung pemantauan dan pengawalan, melaporkan perkembangan pelaksanaan melalui halaman kendaliekonomi.kememdagri.go.id paling lambat tanggal 20 setiap bulannya, berkoordinasi dengan BPS untuk memantau perkembangan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkala.

"Perlu saya sampaikan bahwa mulai Minggu ke 4 setiap bulanya, sejak Agustus 2025, Kemendagri akan menggelar rapat koordinasi evaluasi untuk menilai progres dan capaian percepatan pertumbuhan ekonomi di setiap daerah," ungkapnya.

Karena hal tersebut pihaknya (Pemda Bekasi) harus menyiapkan data yang lengkap, valid dan akuntabel agar Kabupaten Bekasi dapat menyampaikan laporan dengan baik dan sesuai kondisi lapangan. Terlebih Kabupaten Bekasi adalah salah satu pusat industri terbesar di Indonesia. Dengan struktur ekonomi yang beragam, seperti industri, perdagangan, jasa, pertanian dan perikanan.

"Kita memiliki peluang besar untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun peluang itu hanya bisa diwujudkan melalui kerjasama lintas sektor, percepatan belanja daerah, peningkatan iklim investasi serta efisiensi perijinan dan pelayanan publik," paparnya.

Oleh karena hal tersebut Ida mengajak seluruh perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan sosialisasi tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen bersama.

"Kita harus bergerak lebih cepat, lebih adaptif dan lebih kolaboratif, agar target pertumbuhan ekonomi dapat kita capai dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi," pungkasnya

Reporter :Heru Budian Timor

Editor : Fuad Fauzi 

Berita Lainnya

Sempat Melonjak, Harga Cabai di Pasar Induk Cibitung Mulai Stabil
EKONOMI   Feb 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Selama Ramadan, Disdag Pastikan Barang Kebutuhan Pokok di Kabupaten Bekasi Aman Terkendali
EKONOMI   Feb 26, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Percepatan Penurunan Stunting, World Bank Kunjungi Kabupaten Bekasi
EKONOMI   Jan 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Capaian dan Penghargaan Pemkab Bekasi di Bidang Pembangunan Manusia Tahun 2025
EKONOMI   Jan 12, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sekda Endin Samsudin: 7.000 Perusahaan di Bekasi Jadi Peluang Besar Bagi Koperasi
EKONOMI   Jan 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik

TERPOPULER BULAN INI

STATISTIK
STATISTIK PENGUNJUNG

Pengunjung hari ini : 11
Pengunjung Bulan ini : 437998
Total Pengunjung : 4104500