Senin, 30 Januari 2023

Matangkan Wisata Industri, Pemkab Bekasi Godok Perbup

PEMERINTAHAN   Jan 19, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 229 Kali


id6538_Compress_20230119_221558_8091.jpg
WISATA INDUSTRI : Kepala Bidang Destinasi dan Industri Wisata Bramantio Soewarno (kanan) bersama Subkoord Destinasi Wisata Alam Dispar Kabupaten Bekasi Nunung (kiri).

CIKARANG TIMUR - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata (Dispar) di tahun 2023 tengah menggodok Peraturan Bupati (Perbup) mengenai wisata Industri yang menjadi program unggulan.

Hal ini merupakan langkah untuk menata manajemen dari berjalannya wisata Industri di Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dispar Kabupaten Bekasi, Bramantio Soewarno menyampaikan, wisata industri pada tahun ini di masa Kepala Dinas Pariwisata Iyan Priyatna, menjadi program prioritas.

Bramantio juga menerangkan sambil menunggu disahkannya Perbup, pihaknya juga tengah melakukan koordinasi ke berbagai pihak, seperti perusahaan, manajemen kawasan industri, sampai kepada para pelaku usaha wisata Industri.

"Ini jadi program prioritas Pak Kadin, kita gencarkan wisata industri supaya lebih tertata, Pak Kadin juga memerintahkan untuk mengunjungi beberapa kawasan industri, kemarin itu ke Hyundai, ke AHM, ke Diamond," terang Bram di kantornya pada Kamis, (19/01/2023).

Untuk mendukung program Wisata Industri, Bram mengungkapkan, pihaknya sudah menjalin kolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Wisata (Asperwi), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan pihak terkait lain-lain.

"Jadi nanti kita coba sinergikan, misalnya kita buat paket wisata, mulai dari menentukan lokasi perusahaan yang akan dikunjungi, tempat makan, termasuk hotel dan destinasi berikutnya yang akan dikunjungi," terangnya. 

Menurut Bram, apabila hal ini berjalan, dia optimis ada potensi besar untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari hasil wisata Industri ini. Terlebih wisata Industri baru ada di Kabupaten Bekasi.

"Kalau ini berjalan, kita bisa bayangkan berapa banyak PAD yang masuk ke kita, dari beberapa tempat," ungkapnya. 

Bram melanjutkan agar hal ini berjalan, maka regulasi berupa Peraturan Bupati sangat dibutuhkan, karena akan mampu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam pengembangan wisata Industri.

"Wisata Industri ini akan berjalan dengan baik apabila didukung oleh tiga aspek penunjang, yakni 3A, Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi," terangnya. 

Aksesibilitas yaitu penunjang dalam menuju tempat wisata, seperti tranportasi dan jalan, Amenitas atau fasilitas pendukung di destinasi, seperti ATM, Toserba, Pom Bensin, Souvenir, dan Atraksi yaitu hal yang menjual atau dipertontonkan dari destinasi wisata.

"Misalnya kita ke Muaragembong, atraksinya ya laut, ke Tarumajaya, ya ekowisata, makanya karena ada potensi dan penunjang yang besar dan lengkap ini jadi program prioritas," jelasnya.

Selain itu, Bram juga menyampaikan perlunya dukungan dari masyarakat sekitar destinasi wisata yang tak lain adalah warga Kabupaten Bekasi sendiri.

"Kami meyakini apabila warga sekitar destinasi bisa memupuk rasa memiliki bagi potensi wisata Industri ini, akan banyak pengunjung yang datang, dan meningkatkan ekonomi warga sekitar," pungkasnya. 

Reporter : Fajar CQA

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Resolusi Penanganan Sampah Ala Dani Ramdan, Dari Strategi Hingga Datangkan Nilai Ekonomi
PEMERINTAHAN   Jan 29, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Bekasi Dampingi Wagub Jabar Hadiri Syukuran Nelayan 6 Muara
PEMERINTAHAN   Jan 29, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Muskab Korpri, Pj. Bupati Bekasi Tekankan Profesionalitas Pegawai
PEMERINTAHAN   Jan 28, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Dukung Jababeka Bangun KEK Pendidikan dan Teknologi
PEMERINTAHAN   Jan 27, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hadir di Podcast Makin Berani, Dani Ramdan Ungkap Over Target PAD dan Naiknya Serapan Anggaran
PEMERINTAHAN   Jan 27, 2023   Posted by: Newsroom Diskominfosantik