Sabtu, 19 September 2026

Kesbangpol Minta FKUB Ambil Peran Jaga Kondusivitas Pilkades Serentak 2026

PEMERINTAHAN   Sep 19, 2026  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 98 Kali


id13690_Compress_20260919_081727_7515.jpg
Jambore Kerukunan Lintas Agama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi di Vila Bukit Pinus, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (18/9/2026).

BOGOR – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi diminta mengambil peran aktif dalam menjaga suasana tetap kondusif di tengah dinamika politik pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi, Robert Suwandi, saat menghadiri Jambore Kerukunan Lintas Agama yang dilaksanakan FKUB Kabupaten Bekasi di Vila Bukit Pinus, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (18/9/2026).

Robert menilai FKUB memiliki posisi strategis karena melibatkan tokoh lintas agama yang memiliki kedekatan dengan masyarakat. Peran tersebut dinilai penting untuk membantu pemerintah menjaga komunikasi publik tetap sehat ketika muncul perbedaan pandangan di tengah masyarakat.

“FKUB harus menjadi bagian yang menjaga rasa aman dan persatuan. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus bijak, jangan sampai justru memanaskan keadaan,” ujar Robert.

Menurutnya, dinamika Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa. Setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, namun hak tersebut tetap harus dijalankan dengan memperhatikan ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Silakan menyampaikan aspirasi, karena itu merupakan hak masyarakat. Tetapi cara menyampaikannya harus tetap mengikuti aturan dan jangan sampai berkembang menjadi tindakan anarkis,” katanya.

Robert mengatakan, potensi ketegangan dalam kontestasi politik tingkat desa perlu dicegah sejak awal. Sebab, persaingan politik yang tidak dikelola dengan baik dapat merembet ke hubungan sosial masyarakat dan mengganggu kehidupan bersama.

Karena itu, ia mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam FKUB untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat. Pesan-pesan yang menyejukkan dinilai dapat membantu meredam emosi sekaligus mencegah berkembangnya informasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.

“Jangan sampai karena fanatisme politik, masyarakat kita terpecah. Justru tokoh agama dan tokoh masyarakat harus menjadi penahan ketegangan dan membuka ruang dialog,” tegasnya.

Robert juga menekankan pentingnya mengedepankan musyawarah ketika terjadi perbedaan atau persoalan dalam pelaksanaan Pilkades. Menurutnya, penyelesaian melalui komunikasi dan dialog akan membantu menjaga hubungan antarwarga tetap baik meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

Ia berharap momentum Jambore Kerukunan Lintas Agama tidak hanya menjadi ajang memperkuat toleransi antarumat beragama, tetapi juga memperkokoh peran FKUB sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan ketertiban sosial.

“Kerukunan bukan hanya soal hubungan antarumat beragama, tetapi juga bagaimana kita menjaga masyarakat tetap bersatu ketika menghadapi perbedaan pilihan. Pilkades harus menjadi bagian dari proses demokrasi yang tetap menjaga persaudaraan,” pungkasnya. (*)

Reporter : Tata Jaelani

Editor : Yus Ismail

Berita Lainnya

12.261 Personel Gabungan Disiapkan untuk Pengamanan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Sep 19, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kesbangpol Minta FKUB Ambil Peran Jaga Kondusivitas Pilkades Serentak 2026
PEMERINTAHAN   Sep 19, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Empat ASN Dinkes Raih Anugerah ASN Inovatif 2026
PEMERINTAHAN   Sep 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Transformasi Tata Kelola CSR Antar Vina Sari Nalurita Raih Juara Pertama ASN Inovatif Kabupaten Bekasi
PEMERINTAHAN   Sep 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Deklarasi Damai Pilkades Serentak, Pilihan Boleh Beda, Persaudaraan Tetap Dijaga
PEMERINTAHAN   Sep 17, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik