Kamis, 18 Juli 2024

Festival Panen Karya SMAN 1 Setu, Ajak Pelajar Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

PENDIDIKAN   Nov 18, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 566 Kali


id8666_Compress_20231118_100113_3068.jpg


SETU - Ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Setu mengikuti gelaran Festival Panen Karya dalam rangka Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengangkat tema "Menelusur Lorong Budaya Setu".

Acara tersebut menyuguhkan berbagai hasil kreatifitas siswa-siswi yang dikemas menarik dalam pertunjukan seni dan beragam stand pameran produk lokal, mulai dari kuliner, kesenian daerah, bahasa dan sejarah, hingga permainan tradisional khas daerah Setu Kabupaten Bekasi. 

Kepala Sekolah SMAN 1 Setu, Sri Anarusi menyampaikan, melalui kegiatan panen karya ini, pihaknya bersama para guru selaku pembimbing para siswa berupaya untuk memunculkan serta mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki peserta didik, dimana para siswa diberi kebebasan untuk menuangkan ide serta gagasannya.

"Waktu Panen Karya ditampilkan, semua menjadi haru juga kebanggaan kita sebagai pembimbing di sekolah, karena ternyata kurikulum merdeka ini benar-benar untuk mengangkat potensi, kreatifitas, dan inovasi siswa-siswa," ungkapnya, Jumat (17/11/2023). 

Sri menambahkan, melalui kegiatan ini dirinya berharap agar para pelajar dapat lebih mengenal sejarah yang ada di wilayahnya sehingga menumbuhkan kecintaan serta kebanggaan untuk terus melestarikan dan menjaga budaya lokal yang ada. Dan juga mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas dan mandiri. 

"Kita tahu saat ini, era nya kita bergantung pada gadget. Kami berharap para siswa mampu bersikap mandiri serta memiliki karakter sebagai fighter dalam arti mereka tidak manja dan mampu melawan ujian maupun tantangan yang ada di hadapannya," terangnya. 

Ia pun berpesan kepada para guru di lingkungan sekolahnya, bahwa dasar sekolah itu adalah pelayanan, bagaimana mendidik dan membangun para siswa agar berhasil sebagaimana yang diharapkan oleh orangtua ketika menitipkan kepada sekolah. 

"Siswa itu bukan merupakan barang, tapi siswa itu merupakan produk yg harus kita bentuk tidak hanya dari olah pikir kita, tetapi juga dari olah hati kita. Insya Allah kalau kita memberikan pendidikan, arahan, dan pembinaan dengan hati, mereka akan menjadi orang-orang terbaik yang sesuai dengan harapan kita bersama," jelasnya.

Reporter : Arif Tiarno

Editor      : Yus Ismail

 

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Umumkan 2.068 Orang Daftar Beasiswa Bantuan Pendidikan Pintar
PENDIDIKAN   Jul 6, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kesbangpol Berikan Penghargaan Sekolah Juara LKBB ke-23
PENDIDIKAN   Jul 3, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bantuan Pendidikan Pintar, Nawawi Al-Aksi Apresiasi Pemkab Bekasi Dorong Pemuda Raih Gelar Sarjana
PENDIDIKAN   Jul 2, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hidupkan Tradisi Ngaji Selepas Maghrib, Camat Muaragembong Luncurkan Program Gema Magadir
PENDIDIKAN   Jul 2, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bawa Inovasi Refill Station Smart Eco, Inovator Kabupaten Bekasi Siap Melaju ke Tingkat ASEAN
PENDIDIKAN   Jun 30, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik