Minggu, 08 November 2026

Festival Panen Karya SMAN 1 Setu, Ajak Pelajar Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal

PENDIDIKAN   Nov 18, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.713 Kali


id8666_Compress_20231118_100113_3068.jpg


SETU - Ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Setu mengikuti gelaran Festival Panen Karya dalam rangka Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengangkat tema "Menelusur Lorong Budaya Setu".

Acara tersebut menyuguhkan berbagai hasil kreatifitas siswa-siswi yang dikemas menarik dalam pertunjukan seni dan beragam stand pameran produk lokal, mulai dari kuliner, kesenian daerah, bahasa dan sejarah, hingga permainan tradisional khas daerah Setu Kabupaten Bekasi. 

Kepala Sekolah SMAN 1 Setu, Sri Anarusi menyampaikan, melalui kegiatan panen karya ini, pihaknya bersama para guru selaku pembimbing para siswa berupaya untuk memunculkan serta mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki peserta didik, dimana para siswa diberi kebebasan untuk menuangkan ide serta gagasannya.

"Waktu Panen Karya ditampilkan, semua menjadi haru juga kebanggaan kita sebagai pembimbing di sekolah, karena ternyata kurikulum merdeka ini benar-benar untuk mengangkat potensi, kreatifitas, dan inovasi siswa-siswa," ungkapnya, Jumat (17/11/2023). 

Sri menambahkan, melalui kegiatan ini dirinya berharap agar para pelajar dapat lebih mengenal sejarah yang ada di wilayahnya sehingga menumbuhkan kecintaan serta kebanggaan untuk terus melestarikan dan menjaga budaya lokal yang ada. Dan juga mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas dan mandiri. 

"Kita tahu saat ini, era nya kita bergantung pada gadget. Kami berharap para siswa mampu bersikap mandiri serta memiliki karakter sebagai fighter dalam arti mereka tidak manja dan mampu melawan ujian maupun tantangan yang ada di hadapannya," terangnya. 

Ia pun berpesan kepada para guru di lingkungan sekolahnya, bahwa dasar sekolah itu adalah pelayanan, bagaimana mendidik dan membangun para siswa agar berhasil sebagaimana yang diharapkan oleh orangtua ketika menitipkan kepada sekolah. 

"Siswa itu bukan merupakan barang, tapi siswa itu merupakan produk yg harus kita bentuk tidak hanya dari olah pikir kita, tetapi juga dari olah hati kita. Insya Allah kalau kita memberikan pendidikan, arahan, dan pembinaan dengan hati, mereka akan menjadi orang-orang terbaik yang sesuai dengan harapan kita bersama," jelasnya.

Reporter : Arif Tiarno

Editor      : Yus Ismail

 

 

Berita Lainnya

SDN Wanasari 01 Kembangkan Inovasi Literasi di Tengah Keterbatasan Ruang Perpustakaan
PENDIDIKAN   Nov 5, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Rakerda LPTQ, Pemkab Bekasi Dukung Peningkatan Kualitas Pembinaan Tilawatil Qur’an
PENDIDIKAN   Oct 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Jejak Langkah Santri di Bekasi dari Era Revolusi hingga Industrialisasi
PENDIDIKAN   Oct 22, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Puncak HSN 2026, Tiga Ponpes Raih Penghargaan Lomba Video Reels
PENDIDIKAN   Oct 22, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Peringati Hari Santri, Plt Bupati Bekasi Ajak Santri Adaptif Hadapi Perkembangan Zaman
PENDIDIKAN   Oct 22, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik