Rabu, 18 Maret 2026

Disnaker Dorong LPK Berikan Pelatihan dengan Kebutuhan Industri Terkini

PEMERINTAHAN   Nov 25, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 2.578 Kali


id6245_WhatsApp Image 2022-11-25 at 08.34.17-min.jpeg
TENAGAKERJA : Plt Kabid Pelatihan Kerja pada Disnaker Kabupaten Bekasi, Zulkarnain saat membuka penyelenggaraan pelatihan kerja LPK/BLK Komunitas Babussalam Al Islam Dua Angkatan tahun 2022 di Sukadami, Cikarang Selatan pada Kamis (24/11).

CIKARANG SELATAN – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi mendorong Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) agar menyesuaikan kurikulumnya dengan kebutuhan industry saat ini. Saat ini, dunia industri terus berkembang dengan teknologi terbarunya sehingga dibutuhkan tenaga kerja yang mampu menyesuaikan kebutuhan dunia industri.

“Kurikulum harus disesuaikan dengan dunia industri sekarang, sebab perusahaan sudah banyak menggunakan robot dan tenaga kerja kita harus menyesuaikan skilnya itu dengan kebutuhan perusahaan,” ujar Plt Kabid Pelatihan Kerja pada Disnaker Kabupaten Bekasi, Zulkarnain saat membuka penyelenggaraan pelatihan kerja LPK/BLK Komunitas Babussalam Al Islam Dua Angkatan tahun 2022 di Sukadami, Cikarang Selatan pada Kamis (24/11).

Zulkarnain menilai, Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Bekasi mampu menjawab tantangan yang ada pada dunia industri saat ini. Hanya saja, skil dan kemampuan mereka juga harus diasah dengan kurikulum LPK/BLK saat ini.

“SDM kita mampu, tetapi kita harus mencari lagi kurikulum yang ibaratnya sekarang dibutuhkan dunia industri. Seperti motor dan mobil sudah mulai listrik dan itu kuruikulum harus menyesuaikan juga,” katanya.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan yaitu LPK/BLK dapat membuka kerjasama dengan perusahaan yang memproduksi teknologi terkini. Misalnya saja, perusahaan otomotif Hyundai yang telah memproduki mobil listrik.

“Kurkulumnya itu kita bisa bekerjasama berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang ibaratnya pelatihannya sudah maju, seperti kendaraan listrik di Hyundai, jadi kita bisa belajar di sana. Setelah tenagakerja kita mampu bisa ditawarkan juga ke perusahaan itu,” harapnya.

 

Selain itu, lanjut Zulkarnain, LPK/BLK juga harus lebih banyak memberikan pelatihan kepada para peserta magang. Tak hanya otomotif, peserta magang juga harus diberikan kemampuan untuk menguasai beberapa keahlian seperti mampu mengoperasikan forklift, body repair dan lainnya.

“Kita kan gak tau perusahaan mana saja yang butuh, jadi jangan cukup satu, pelatihan para peserta magang harus banyak,” tambahnya.

Editor : Fuad Fauzi

 

 

 

Berita Lainnya

Bantu Kelancaran Arus Mudik, Diskominfosantik Siapkan CCTV dan Wifi di Posko Gedung Juang
PEMERINTAHAN   Mar 18, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi dan Forkopimda Cek Kesiapan Posko Mudik di Museum Gedung Juang
PEMERINTAHAN   Mar 17, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Baznas Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Fii Sabilillah untuk 1000 Guru Ngaji dan Imam Masjid
PEMERINTAHAN   Mar 17, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ketua IBI Pusat Tinjau "Posko OPOR Bu Bidan" di Terminal Kalijaya Cikarang
PEMERINTAHAN   Mar 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dinkes Kabupaten Bekasi Dirikan 9 Pos Pelayanan Kesehatan di Jalur Mudik Lebaran
PEMERINTAHAN   Mar 16, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik