CIKARANG PUSAT - Menutup tahun 2025, Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi memberikan penghargaan kepada perangkat daerah yang menunjukkan kinerja dan dedikasi tinggi dalam penyelenggaraan Statistik Sektoral.
Apresiasi tersebut diberikan pada acara Evaluasi dan Review Tingkat Kematangan Kolaborasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral yang berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Bappeda, BPS, serta seluruh Admin Pengelola Satu Data dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Mewakili Kepala Diskominfosantik, Sekretaris Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Eko Suparyadi menyampaikan, penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah kepada Pembina Data, Koordinator Satu Data, Admin Satu Data Perangkat Daerah yang menunjukkan kinerja dan dedikasi tinggi.
"Penghargaan ini tidak hanya sebagai pengakuan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas data dan kolaborasi," kata Eko.
Lebih lanjut Eko mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pendataan daerah yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan pembangunan.
Eko Suparyadi menegaskan, kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan implementasi Satu Data Kabupaten Bekasi.
"Sinergi antara Diskominfosantik sebagai wali data, BPS sebagai pembina data, dan Bappeda sebagai koordinator perlu terus diperkuat agar data mampu mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah," ujarnya.
Menurutnya, strategi utama yang diterapkan meliputi koordinasi antar perangkat daerah, monitoring dan evaluasi tingkat kematangan kolaborasi, serta penguatan kapasitas admin data melalui pelatihan dan pendampingan teknis.
"Selain itu, penerapan mekanisme Satu Data melalui satu portal resmi diharapkan dapat memudahkan integrasi, akses, dan analisis data lintas sektor," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Kabupaten Bekasi, Leslie Kathleen Waruwu, menekankan pentingnya perencanaan berbasis data di tengah jumlah penduduk yang mencapai 3,2 juta jiwa dan dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
"Data berkualitas menjadi fondasi dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur, layanan publik, serta program pengentasan kemiskinan agar tepat sasaran," kata Leslie.
Melalui evaluasi ini, lanjut Leslie, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap terbangun kesamaan persepsi, penguatan koordinasi lintas sektor, serta komitmen bersama dalam menjaga kualitas data sebagai aset strategis pembangunan daerah.
Reporter : Dani Ibrahim
Editor : Yus Ismail
Berita Lainnya
TERPOPULER BULAN INI
Pengunjung hari ini : 11
Pengunjung Bulan ini : 274284
Total Pengunjung : 4104849